Biro Organisasi Kalteng Gelar Sosialisasi Budaya Kerja ASN BerAKHLAK, Dorong Profesionalisme dan Pel

potret kalteng 09 Jul 2025, 09:50:54 WIB PEMPROV KALTENG
Biro Organisasi Kalteng Gelar Sosialisasi Budaya Kerja ASN BerAKHLAK, Dorong Profesionalisme dan Pel

Keterangan Gambar : Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Kalteng,Hamka.




PALANGKARAYA,

Baca Lainnya :

POTRETKALTENG.COM— Dalam rangka memperkuat budaya kerja di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Biro Organisasi menggelar kegiatan sosialisasi implementasi Budaya Kerja ASN “BerAKHLAK” serta Employer Branding “Bangga Melayani Bangsa”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Jayang Tingang, Lantai 1 Kantor Gubernur Kalteng, pada Rabu (2/7/2025), dengan melibatkan sembilan biro di lingkungan Sekretariat Daerah.


Acara dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, yang menegaskan pentingnya pembentukan karakter ASN melalui internalisasi nilai-nilai dasar yang telah ditetapkan secara nasional.


“Budaya kerja ASN BerAKHLAK menjadi fondasi dalam membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki orientasi kuat pada pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah untuk menciptakan birokrasi yang berkarakter dan melayani,” ujar Hamka.


Plt. Kepala Biro Organisasi, Betri Susilawati, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa nilai BerAKHLAK yang telah diluncurkan sejak tahun 2021 merupakan satu-satunya pedoman budaya kerja ASN di seluruh Indonesia. Nilai-nilai ini wajib dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh ASN, terutama CPNS dan PPPK yang baru bergabung.


“Tidak ada lagi nilai dasar selain BerAKHLAK. Budaya kerja ini harus benar-benar diinternalisasikan dalam sikap dan perilaku ASN, baik dalam melayani masyarakat maupun menjalankan tugas kedinasan,” ungkap Betri.


Betri juga memaparkan perkembangan positif dalam implementasi budaya kerja di lingkup Pemprov Kalteng. Ia menyebutkan bahwa indeks budaya kerja mengalami peningkatan signifikan dari 59,5 pada 2022 menjadi 76,3 pada 2024. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperbaiki kualitas kinerja ASN.


“Meskipun hasilnya sudah cukup baik, kita tidak boleh berpuas diri. Pengembangan budaya kerja harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja, Yosias, menjelaskan bahwa evaluasi budaya kerja akan dilaksanakan secara serentak pada minggu kedua bulan Juli. Evaluasi ini akan menggunakan pendekatan terbaru yang melibatkan aspek individu dan institusi.


“Kami akan memperkenalkan metode evaluasi baru terhadap implementasi nilai BerAKHLAK, mulai dari pengukuran perilaku individu hingga penilaian institusi berdasarkan bukti dukung yang tersedia,” ujarnya.


Penjelasan lebih rinci disampaikan oleh Raymona Seyn, Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, yang memaparkan bahwa metode evaluasi tahun ini mengacu pada standar Kementerian PANRB. Evaluasi mencakup survei individu dan penilaian kelembagaan berdasarkan dokumentasi pelaksanaan budaya kerja di masing-masing unit.


“Evaluasi ini menjadi alat ukur penting untuk memastikan bahwa nilai BerAKHLAK benar-benar diterapkan, bukan hanya di tingkat personal tetapi juga dalam budaya organisasi,” terang Raymona.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Jhon Lis Berger, para pejabat eselon III dan IV, serta perwakilan pegawai dari sembilan biro di lingkup Sekretariat Daerah.


Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh ASN di Provinsi Kalimantan Tengah semakin memahami, menginternalisasi, dan menerapkan budaya kerja BerAKHLAK sebagai wujud nyata pelayanan terbaik kepada masyarakat.(yin)



mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment