- Kabar Duka, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Jhon Pita Kadang Meninggal Dunia
- Digugat Terkait Isu Papan Tulis Interaktif, Gubernur Kalteng Hormati Proses Hukum
- Bupati Wiyatno Lepas Ratusan Rider Trail Adventure, Ajang Silaturahmi dan Olahraga Positif
- Modus Pura-Pura Mogok, Pencuri Motor di Kapuas Ringkus Tim Resmob Usai Tipu Mahasiswa
- Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
- Transformasi Paradigma Hukum Pidana Indonesia: Dari Keadilan Retributif Menuju Keadilan Korektif dan
- Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
- Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
- 40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
- Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Biro Organisasi Kalteng Gelar Sosialisasi Budaya Kerja ASN BerAKHLAK, Dorong Profesionalisme dan Pel

Keterangan Gambar : Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Kalteng,Hamka.
PALANGKARAYA,
Baca Lainnya :
- Satpol PP Kalteng Tangani Dua Remaja Bersenjata Tajam, Diduga Alami Gangguan Jiwa Akibat Penyalahgun0
- Mario Purnama Apresiasi Pelaksanaan Rapimpurnas KNPI, Sayangkan Isu Negatif yang Beredar0
- Ketua P4B Terima Motor Roda Tiga untuk Angkutan Sampah di Pasar Besar Palangka Raya0
- Bupati Kapuas Hadiri Lebaran Yatim dan Difabel, Sampaikan Pesan Haru dan Harapan0
- DPRD Kalteng Siap Kawal Penyelesaian Infrastruktur Jalan0
POTRETKALTENG.COM— Dalam rangka memperkuat budaya kerja di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Biro Organisasi menggelar kegiatan sosialisasi implementasi Budaya Kerja ASN “BerAKHLAK” serta Employer Branding “Bangga Melayani Bangsa”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Jayang Tingang, Lantai 1 Kantor Gubernur Kalteng, pada Rabu (2/7/2025), dengan melibatkan sembilan biro di lingkungan Sekretariat Daerah.
Acara dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, yang menegaskan pentingnya pembentukan karakter ASN melalui internalisasi nilai-nilai dasar yang telah ditetapkan secara nasional.
“Budaya kerja ASN BerAKHLAK menjadi fondasi dalam membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki orientasi kuat pada pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah untuk menciptakan birokrasi yang berkarakter dan melayani,” ujar Hamka.
Plt. Kepala Biro Organisasi, Betri Susilawati, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa nilai BerAKHLAK yang telah diluncurkan sejak tahun 2021 merupakan satu-satunya pedoman budaya kerja ASN di seluruh Indonesia. Nilai-nilai ini wajib dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh ASN, terutama CPNS dan PPPK yang baru bergabung.
“Tidak ada lagi nilai dasar selain BerAKHLAK. Budaya kerja ini harus benar-benar diinternalisasikan dalam sikap dan perilaku ASN, baik dalam melayani masyarakat maupun menjalankan tugas kedinasan,” ungkap Betri.
Betri juga memaparkan perkembangan positif dalam implementasi budaya kerja di lingkup Pemprov Kalteng. Ia menyebutkan bahwa indeks budaya kerja mengalami peningkatan signifikan dari 59,5 pada 2022 menjadi 76,3 pada 2024. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperbaiki kualitas kinerja ASN.
“Meskipun hasilnya sudah cukup baik, kita tidak boleh berpuas diri. Pengembangan budaya kerja harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja, Yosias, menjelaskan bahwa evaluasi budaya kerja akan dilaksanakan secara serentak pada minggu kedua bulan Juli. Evaluasi ini akan menggunakan pendekatan terbaru yang melibatkan aspek individu dan institusi.
“Kami akan memperkenalkan metode evaluasi baru terhadap implementasi nilai BerAKHLAK, mulai dari pengukuran perilaku individu hingga penilaian institusi berdasarkan bukti dukung yang tersedia,” ujarnya.
Penjelasan lebih rinci disampaikan oleh Raymona Seyn, Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, yang memaparkan bahwa metode evaluasi tahun ini mengacu pada standar Kementerian PANRB. Evaluasi mencakup survei individu dan penilaian kelembagaan berdasarkan dokumentasi pelaksanaan budaya kerja di masing-masing unit.
“Evaluasi ini menjadi alat ukur penting untuk memastikan bahwa nilai BerAKHLAK benar-benar diterapkan, bukan hanya di tingkat personal tetapi juga dalam budaya organisasi,” terang Raymona.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Jhon Lis Berger, para pejabat eselon III dan IV, serta perwakilan pegawai dari sembilan biro di lingkup Sekretariat Daerah.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh ASN di Provinsi Kalimantan Tengah semakin memahami, menginternalisasi, dan menerapkan budaya kerja BerAKHLAK sebagai wujud nyata pelayanan terbaik kepada masyarakat.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 18 April 2026. Penyesuaian ini mencakup sejumlah . . .
-
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, salah satunya bantuan sosial Kartu Huma Betang . . .
-
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan temu wartawan bersama organisasi pers sebagai upaya mempererat sinergi . . .
-
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
MAGELANG, POTRETKALTENG.COM – Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah dari seluruh Indonesia berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti agenda . . .
-
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
PALANGKA RAYA, POTRETKALTEG.COM -Hukum pidana tidak lahir di ruang hampa. Ia adalah cerminan dari nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat pada masanya. Namun, fenomena . . .

















