- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Bapenda Kalteng Terima Kunjungan Komisi I DPRD, Bahas Optimalisasi PAD

Keterangan Gambar : Suasana Rapat Bersama di Ruang OPAD Bapenda Prov Kalteng
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Kalteng pada Senin (3/2/2025). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat OPAD Bapenda Kalteng ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat yang telah digelar pada 21 Januari 2025 di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kalteng.
Baca Lainnya :
- Polda Kalteng Limpahkan Tersangka Pembunuhan Oknum Polisi dan Sopir Taksi Online ke Kejaksaan0
- Rapat Dengan Komisi I DPR RI, Tahun Ini Kalteng Akan Punya Kodam Baru0
- Kejati Kalteng Geledah Kantor Setda Barito Utara Terkait Dugaan Korupsi Izin Tambang 2009-20120
- Studi Komparatif DPRD Barito Kuala: Optimalisasi Implementasi Visi dan Misi Kepala Daerah0
- Kabidhumas Polda Kalteng : HPN 2025 Momen Tingkatkan Semangat Pers Berikan Informasi Bermanfaat0
Fokus utama dalam rapat koordinasi ini adalah membahas proyeksi dan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk penerapan opsen pajak serta berbagai kebijakan lain yang dianggap perlu untuk mendukung optimalisasi pendapatan daerah di masa mendatang.
Fokus Pembahasan: Pajak Kendaraan, ETLE, dan Perlindungan Petani
Dalam pertemuan tersebut, beberapa topik utama yang turut dibahas meliputi kenaikan tarif pajak kendaraan tahun 2025, transparansi dalam penerapan Tilang Elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE), serta standar operasional prosedur (SOP) yang harus diketahui oleh masyarakat.
Selain itu, Komisi I DPRD Kalteng juga mengusulkan pembuatan Peraturan Daerah (Perda) terkait perlindungan petani sawit, termasuk kebijakan di sektor pertanian dan budidaya kelautan.
Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Muhajirin, menegaskan bahwa Bapenda memiliki peran penting dalam peningkatan PAD. “Sebagai lumbung PAD, Bapenda harus mendapat dukungan penuh. Oleh karena itu, Komisi I DPRD siap membantu dan memfasilitasi dalam hal sarana dan prasarana guna mendukung pencapaian target PAD di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, juga menyatakan kesiapan pihaknya dalam membantu mengatasi kendala yang dihadapi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat dalam proses pemungutan pajak kendaraan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih signifikan.
Inovasi Layanan Samsat untuk Kemudahan Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bapenda Provinsi Kalteng, Anang Dirjo, menjelaskan berbagai inovasi yang telah diterapkan untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.
“Kami telah menghadirkan berbagai inovasi layanan di 14 UPT Samsat yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Beberapa di antaranya adalah Samsat Keliling (SAMKEL), Mall Pelayanan Samsat, Samsat Drive Thru, serta layanan pembayaran pajak kendaraan yang tersedia di beberapa café Samsat,” jelasnya.
Selain itu, Bapenda juga menyediakan layanan pembayaran pajak kendaraan secara online melalui aplikasi E-Pahari, yang memungkinkan masyarakat membayar pajak tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.
“Ke depan, kami terus berupaya mempermudah transaksi non-tunai bagi masyarakat agar pembayaran pajak kendaraan menjadi lebih praktis dan efisien,” tambah Anang Dirjo.
Dengan berbagai langkah inovatif ini, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan meningkat, sehingga berkontribusi langsung terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















