Wagub Edy Pratowo: Inflasi Tiga Bulan Terakhir di Kalteng Menurun
Tim Redaksi

Potret Kalteng 09 Des 2022, 18:57:24 WIB Pemerintahan
Wagub Edy Pratowo: Inflasi Tiga Bulan Terakhir di Kalteng Menurun

Keterangan Gambar : Waguh Kalteng ketika memimpin rapat


Potretkalteng.com - Palangka Raya – Wakil Gubernur (Wagub) H. Edy Pratowo mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di Daerah bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual dari Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Senin (5/12/2022).


Dalam laporannya Wagub mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kalteng tertinggi di Wilayah Kalimantan pada periode triwulan I, II, dan III. 

Baca Lainnya :


“Provinsi Kalteng melakukan dua lokus sampel inflasi, yakni di Kota Palangka Raya dan Kota Sampit. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kalimantan Tengah per November 2022 tercatat inflasi sebesar 0,16% (month to month),” ucapnya.


Lebih lanjut Wagub menerangkan, berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah daerah, membuat inflasi Kalteng paska kenaikan BBM pada September 2022 relatif terkendali. Hal ni dapat dilihat dari inflasi year on year Kalteng yang terus menurun (September 8,12%; Oktober 7,10%; dan November 6,97%).


“Harga kebutuhan masyarakat pada November 2022 relatif terkendali. Inflasi yang terjadi pada November 2022 lebih disebabkan karena faktor eksternal dan di luar kewenangan Pemprov/Pemkot/Pemkab, yakni kenaikan tarif angkutan udara serta kenaikan harga rokok yang dilakukan produsen sebagai antisipasi kenaikan cukai rokok tahun depan agar kenaikannya tidak terlalu tinggi (dicicil),” jelasnya.


Wagub menyebut, beberapa upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalteng yaitu dilaksanakannya kegiatan rakor TPID se-Kalteng; menerbitkan beberapa regulasi terkait pengendalian inflasi; operasi pasar dan pasar penyeimbang; serta membagikan paket sembako dalam pasar murah.(red)




+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment