- DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
- Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
- Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
- Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
- Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
- Cegah Pelanggaran Prajurit, Subdenpom XVIII/1-3 Kaimana Gelar Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Galian, Tim SAR Lakukan Evakuasi
- DPD LSr LPMT Kapuas Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Budi Sejahtera, Wujud kepedulian untk an
Video Parodi Gubernur Kalteng Memicu Kontroversi, Konten Kreator Minta Maaf

Keterangan Gambar : Ket: Video permintaan maaf dari pemilik akun @saif_hola didampingi LSR LPMT Kalteng (SS VIDEO)
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebuah video parodi yang beredar luas, menampilkan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Aksi seorang konten kreator yang mengklaim diri sebagai wartawan itu dianggap tidak hanya tidak etis, tetapi juga merendahkan simbol kepala daerah.
Konten tersebut menjadi viral dan langsung memicu reaksi publik yang menganggapnya sebagai bentuk pelecehan terhadap pejabat publik. M Zainal, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap aksi tersebut. Menurutnya, tindakan semacam itu jelas mencoreng nama baik profesi jurnalistik yang sejatinya bertugas memberikan informasi yang membangun.
Baca Lainnya :
- PWI Kalteng Geram! Konten Kreator Diduga Lecehkan Gubernur, Ngaku-ngaku Wartawan0
- Legislator Barut, Hj. Nety Ajak Masyarakat Maknai Hari Kartini Sebagai Momentum Kebangkitan Perempua0
- \'Bapangku Bamitra\', Inovasi BPBD Balangan untuk Tangani Risiko Banjir Secara Humanis dan Terpadu0
- PGRI Tanah Bumbu dan Balangan Perkuat Kolaborasi Pendidikan Lewat Silaturahmi0
- Dinas PMD Kalteng dan BPBD Perkuat Sinergi Wujudkan Desa Tangguh Bencana0
"Sangat disayangkan. Profesi wartawan itu bukan untuk melecehkan siapa pun. Kritik boleh, tetapi harus membangun, bukan menjatuhkan," ujar Zainal dengan tegas saat dihubungi awak media pada Minggu malam (20/4/2025).
Zainal juga menyoroti simbolisme yang digunakan dalam video tersebut, yakni mikrofon yang dilabeli dengan merek situs dewasa. Ia menilai hal itu sangat tidak pantas, apalagi jika pelaku memang mengklaim dirinya sebagai seorang wartawan. "Jika benar dia seorang jurnalis, tentu dia paham betul etika yang harus dijaga," tambahnya.
Setelah video tersebut viral dan menuai kecaman, pemilik akun Instagram @saif_hola, yang diketahui sebagai pembuat video, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Dalam unggahannya, ia mengaku tidak bermaksud menghina Gubernur Agustiar Sabran, dan menyesali tindakan yang telah dilakukan. "Saya meminta maaf atas beredarnya video ini. Saya dan keluarga mendukung Bapak Agustiar Sabran sebagai Gubernur Kalteng," tulisnya, yang didampingi oleh perwakilan Lembaga Swadaya Rakyat Laskar Pembela Masyarakat Tertindas (LSR-LPMT) Kalteng.
Konten kreator tersebut berharap permintaan maafnya dapat diterima oleh semua pihak, termasuk jajaran Pemprov Kalteng, Dewan Adat Dayak (DAD), serta komunitas pers. "Saya berharap permintaan maaf ini bisa meredakan ketegangan dan menjaga situasi tetap kondusif," tambahnya.
Namun, meski permintaan maaf sudah disampaikan, sejumlah pihak tetap menilai bahwa tindakan tersebut tidak cukup untuk memperbaiki dampak yang telah ditimbulkan, mengingat video tersebut sudah terlanjur tersebar dan menimbulkan keresahan. PWI Kalteng juga menegaskan bahwa penting bagi setiap orang, terutama yang mengklaim diri sebagai jurnalis, untuk memahami etika dan tanggung jawab profesi.
Apa yang seharusnya dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang? Banyak pihak yang menyarankan adanya edukasi yang lebih intensif mengenai etika digital dan jurnalistik, serta pentingnya tanggung jawab dalam menyebarkan informasi melalui platform publik.
-RH
Berita Utama
-
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan tempat ibadah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . . .
-
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan . . .
-
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Jalan . . .
-
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memastikan pemenuhan hak serta . . .
-
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
LAMANDAU, POTRETKALTENG.COM - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamandau secara resmi mendirikan Front Siswa Marhaenis GMNI . . .

















