- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
- Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
- RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
- KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
- Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Masyarakat Perkuat S
Video Parodi Gubernur Kalteng Memicu Kontroversi, Konten Kreator Minta Maaf

Keterangan Gambar : Ket: Video permintaan maaf dari pemilik akun @saif_hola didampingi LSR LPMT Kalteng (SS VIDEO)
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebuah video parodi yang beredar luas, menampilkan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Aksi seorang konten kreator yang mengklaim diri sebagai wartawan itu dianggap tidak hanya tidak etis, tetapi juga merendahkan simbol kepala daerah.
Konten tersebut menjadi viral dan langsung memicu reaksi publik yang menganggapnya sebagai bentuk pelecehan terhadap pejabat publik. M Zainal, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap aksi tersebut. Menurutnya, tindakan semacam itu jelas mencoreng nama baik profesi jurnalistik yang sejatinya bertugas memberikan informasi yang membangun.
Baca Lainnya :
- PWI Kalteng Geram! Konten Kreator Diduga Lecehkan Gubernur, Ngaku-ngaku Wartawan0
- Legislator Barut, Hj. Nety Ajak Masyarakat Maknai Hari Kartini Sebagai Momentum Kebangkitan Perempua0
- \'Bapangku Bamitra\', Inovasi BPBD Balangan untuk Tangani Risiko Banjir Secara Humanis dan Terpadu0
- PGRI Tanah Bumbu dan Balangan Perkuat Kolaborasi Pendidikan Lewat Silaturahmi0
- Dinas PMD Kalteng dan BPBD Perkuat Sinergi Wujudkan Desa Tangguh Bencana0
"Sangat disayangkan. Profesi wartawan itu bukan untuk melecehkan siapa pun. Kritik boleh, tetapi harus membangun, bukan menjatuhkan," ujar Zainal dengan tegas saat dihubungi awak media pada Minggu malam (20/4/2025).
Zainal juga menyoroti simbolisme yang digunakan dalam video tersebut, yakni mikrofon yang dilabeli dengan merek situs dewasa. Ia menilai hal itu sangat tidak pantas, apalagi jika pelaku memang mengklaim dirinya sebagai seorang wartawan. "Jika benar dia seorang jurnalis, tentu dia paham betul etika yang harus dijaga," tambahnya.
Setelah video tersebut viral dan menuai kecaman, pemilik akun Instagram @saif_hola, yang diketahui sebagai pembuat video, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Dalam unggahannya, ia mengaku tidak bermaksud menghina Gubernur Agustiar Sabran, dan menyesali tindakan yang telah dilakukan. "Saya meminta maaf atas beredarnya video ini. Saya dan keluarga mendukung Bapak Agustiar Sabran sebagai Gubernur Kalteng," tulisnya, yang didampingi oleh perwakilan Lembaga Swadaya Rakyat Laskar Pembela Masyarakat Tertindas (LSR-LPMT) Kalteng.
Konten kreator tersebut berharap permintaan maafnya dapat diterima oleh semua pihak, termasuk jajaran Pemprov Kalteng, Dewan Adat Dayak (DAD), serta komunitas pers. "Saya berharap permintaan maaf ini bisa meredakan ketegangan dan menjaga situasi tetap kondusif," tambahnya.
Namun, meski permintaan maaf sudah disampaikan, sejumlah pihak tetap menilai bahwa tindakan tersebut tidak cukup untuk memperbaiki dampak yang telah ditimbulkan, mengingat video tersebut sudah terlanjur tersebar dan menimbulkan keresahan. PWI Kalteng juga menegaskan bahwa penting bagi setiap orang, terutama yang mengklaim diri sebagai jurnalis, untuk memahami etika dan tanggung jawab profesi.
Apa yang seharusnya dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang? Banyak pihak yang menyarankan adanya edukasi yang lebih intensif mengenai etika digital dan jurnalistik, serta pentingnya tanggung jawab dalam menyebarkan informasi melalui platform publik.
-RH
Berita Utama
-
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Zoominar Civil Society and Democracy (CSD) bertajuk “Relasi Kebebasan . . .
-
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap tegas menolak kelanjutan . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Perkumpulan Pemuda Nusantara melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka . . .
-
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan Kota Kuala Kapuas dalam Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang . . .
-
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Barito Utara . . .

















