- DPRD Kapuas Minta OPD Aktif dalam Pembahasan Perubahan APBD 2026
- Banmus DPRD Kapuas Susun Jadwal Pembahasan Perubahan APBD 2026
- DPRD Kapuas Dorong Penguatan Mitigasi untuk Cegah Kebakaran
- Rahmad Jainudin Dorong Pendampingan Korban Kebakaran hingga Pulih
- DPRD Kapuas Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Bantu Korban Kebakaran
- Komisi IV DPRD Kapuas Pelajari Pelaksanaan Program Pendidikan dan Kesehatan
- DPRD Kapuas Dalami Pengawasan dan Distribusi MBG di Katingan
- Komisi IV DPRD Kapuas Bahas Anggaran Pendidikan dan Waktu Belajar
- Komisi III DPRD Kapuas Dorong Program Infrastruktur Lebih Tepat Sasaran
- DPRD Kapuas Bahas Penyelarasan Program Pembangunan Infrastruktur
Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat

Keterangan Gambar : pengurus Ikatan Alumni Universitas Palangka Raya (ILUNI UPR), Damai Alam Usop
Baca Lainnya :
- Wagub Kalteng Buka Kegiatan Sekolah Moderasi Pengurus dan Anggota FKUB Se-Kalteng Tahun 20220
- Tinjau PT. Korindo Ariabma Sari, Gubernur Kalteng : Jangan Abai Demi Kepentingan Umum0
- Razia Lalu Lintas, Ditlantas Polda Kalteng Temukan SIM B1 Umum Palsu0
- Dalam Rangka Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polri Adakan Sederet Lomba0
- Dinas Perdagangan Kota Palangkaraya Terus Awasi Kenaikan Harga Daging Ayam Broiler0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Universitas Palangka Raya (UPR) dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang aktualisasi ilmu pengetahuan yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat, bukan sekadar berorientasi pada capaian akademik.
Hal tersebut disampaikan oleh pengurus Ikatan Alumni Universitas Palangka Raya (ILUNI UPR), Damai Alam Usop, terkait tantangan perguruan tinggi di era modern sekaligus harapannya terhadap kepemimpinan Rektor UPR periode 2026–2030.
Menurut Damai, tantangan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks dan multidimensional. Oleh sebab itu, diperlukan kepemimpinan universitas yang adaptif, progresif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal.
“UPR harus terus menjadi wadah aktualisasi ilmu pengetahuan yang diterapkan secara langsung kepada masyarakat. Kampus tidak boleh hanya menjadi ruang teoritis, tetapi harus mampu menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan sosial, ekonomi, teknologi, hingga pembangunan daerah,” ujar Damai dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5/2026).
Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR ini menyebutkan, salah satu tantangan utama yang dihadapi dunia pendidikan saat ini adalah disrupsi teknologi, khususnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang bergerak masif.
Universitas, lanjut Damai, dituntut untuk menyesuaikan sistem pembelajaran, kurikulum, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar para lulusan tetap relevan dengan kebutuhan industri. Integrasi teknologi ke dalam proses pendidikan dinilai sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari.
Selain adaptasi teknologi, ia menyoroti pentingnya penguatan hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja melalui konsep link and match.
“Penguatan pendidikan vokasi, sertifikasi profesi, hingga kolaborasi dengan berbagai sektor strategis menjadi langkah penting agar lulusan perguruan tinggi memiliki kesiapan menghadapi tantangan kerja masa depan,” katanya.
Di sisi internal, Damai juga menyinggung persoalan tata kelola perguruan tinggi, terutama dalam aspek kemandirian finansial, pengelolaan aset, serta peningkatan kualitas SDM di lingkungan kampus. Ia menekankan pentingnya membangun tata kelola yang transparan, profesional, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Tidak kalah penting, isu lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berintegritas juga menjadi sorotan. Damai menegaskan bahwa kasus-kasus sosial seperti kekerasan seksual, perundungan, dan degradasi moral harus ditangani secara serius.
“Kampus harus menjadi ruang yang aman dan beretika. Pencegahan serta penanganan kasus kekerasan seksual dan perundungan harus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan akademik yang sehat,” tegasnya.
Menatap Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR periode 2026–2030, ILUNI UPR berharap figur kepemimpinan yang baru mampu membawa kampus menjadi lebih modern, inklusif, dan berdaya saing global tanpa mencabut akar identitas lokal Kalimantan Tengah.
Sinergi lintas sektor antara pihak kampus, pemerintah, dunia usaha, masyarakat adat, hingga jejaring alumni diharapkan dapat diperkuat untuk membangun ekosistem pendidikan yang maju.
“Rektor ke depan harus memiliki visi besar, kepemimpinan yang kuat, serta kemampuan membangun sinergi lintas sektor. UPR membutuhkan figur yang mampu menjaga marwah akademik, memperkuat integritas tata kelola, sekaligus membuka ruang inovasi,” tutur Damai.
Ia menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa kemajuan UPR merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya di pundak rektorat.
“UPR adalah rumah besar bersama. Kami berharap rektor periode 2026–2030 mampu merangkul seluruh elemen demi mewujudkan UPR yang unggul, modern, dan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal,” pungkasnya.
RT
Berita Utama
-
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti realisasi pendapatan daerah yang hingga 31 Juli 2026 baru mencapai Rp581,3 miliar lebih atau . . .
-
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya membuka opsi penambahan anggaran untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui . . .
-
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, meminta pemerintah dan Pertamina mempertimbangkan kembali kenaikan harga BBM . . .
-
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya mendukung keputusan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai 1 . . .
-
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Menghadapi musim kemarau yang disertai kabut asap, masyarakat Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, menggelar . . .

















