SENDRATARI NANSARUNAI ANGKAT KEKAYAAN BUDAYA KALTENG DAN PESAN PELESTARIAN

Potret kalteng 02 Mei 2026, 10:16:46 WIB PEMPROV KALTENG
SENDRATARI NANSARUNAI ANGKAT KEKAYAAN BUDAYA KALTENG DAN PESAN PELESTARIAN

Keterangan Gambar : Penampilan Sendratari Nansarui. (Foto:Yariyanto)




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi terselenggaranya pagelaran seni budaya sendratari “Nansarunai Usak Jawa – Wusi Tungkau Nansarunai” sebagai upaya pelestarian budaya daerah di tengah arus globalisasi.

Baca Lainnya :

Membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya merasa bangga dan sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan seni budaya seperti ini,” ujar Yuas, di Panggung UPT Taman Budaya Kalteng, Jum'at (1/5/2026)malam.


Ia menegaskan bahwa sendratari Nansarunai merupakan salah satu bentuk kekayaan budaya yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga sarat akan nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal.


“Kisah Nansarunai mengingatkan kita pada perjalanan panjang sejarah tentang kejayaan, perjuangan, serta semangat pantang menyerah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus,” tuturnya.


Lebih lanjut disampaikan, di tengah pesatnya globalisasi dan modernisasi, pelestarian budaya daerah menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan seni budaya melalui pembinaan, fasilitasi, dan penyelenggaraan berbagai kegiatan.


Generasi muda pun diharapkan tidak melupakan akar budaya serta mampu menjadikan seni tradisional sebagai sumber inspirasi dan identitas diri.


“Melalui pementasan ini, kita tidak hanya menyaksikan pertunjukan seni, tetapi juga ikut menjaga dan melestarikan warisan leluhur yang sangat berharga,” tambahnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para seniman, penari, penata musik, panitia, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.


Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin dalam memperkuat serta mempromosikan budaya daerah.


“Pementasan ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya karya-karya inovatif lainnya. Pintu kami terbuka untuk berkolaborasi dalam memajukan kebudayaan dan pariwisata daerah,” pungkasnya.


Sementara itu, Kepala UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Wilda D Binti, menyampaikan bahwa pagelaran ini merupakan bagian dari program Kementerian Kebudayaan melalui Manajemen Talenta Nasional.


“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menggali potensi para pelaku seni, mulai dari tingkat bawah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, pementasan kali ini menghadirkan kolaborasi berbagai komunitas seni, komunitas anak dayak yang memperkaya hadirnya pertunjukan.


“Kolaborasi ini menjadi kekuatan dalam menghadirkan pertunjukan yang lebih berwarna dan berkarakter,” jelasnya.


Menurutnya, pertunjukan tersebut mengangkat legenda dan sejarah yang sarat makna, dengan berbagai cerita tentang kehidupan, perjuangan, hingga konflik yang berkembang di masyarakat.


“Ada banyak cerita menarik yang diangkat, mulai dari persoalan kehidupan hingga perjuangan. Semua dikemas dalam pementasan yang menggugah,” ungkapnya.


Ia menambahkan, salah satu unsur yang ditonjolkan adalah “Tari Gelang Dadas”, yang memiliki pesan filosofis dan menjadi ciri khas dari tim kesenian tersebut.


“Tari Gelang Dadas ini menjadi bagian penting yang ingin kami sampaikan kepada penonton, karena mengandung pesan yang mendalam,” tutupnya.(Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment