- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Seluruh Instansi Dikerahkan, Pemkab Barsel Fokus Tanggulangi Banjir Enam Kecamatan

Keterangan Gambar : Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM ketika menggelar jumpa Pers
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mengerahkan seluruh perangkat daerah untuk terlibat aktif dalam penanganan banjir yang melanda enam kecamatan. Bupati H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor setelah peningkatan debit air memicu status tanggap darurat bencana.
“Setelah kita tetapkan status tanggap darurat, seluruh perangkat daerah dan pihak swasta harus turun tangan langsung. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga hadir sebagai penghubung di lapangan agar distribusi tepat sasaran,” tegas Eddy Raya.
Baca Lainnya :
- Tegaskan PSU Telah Berjalan Sesuai Prosedur, Tim Hukum Agi-Saja Nyatakan Siap Hadapi Gugatan di MK0
- ISNU Barito Selatan Lantik Pengurus Baru Periode 2024–20280
- Tingkatkan Kinerja ASN, Pemkab Barito Selatan Gelar Apel Awal Tahun 20250
- Pemkab Barsel Ikuti Vicon Pantau Situasi Malam Pergantian Tahun 2024 ke 20250
- PUPR Barsel Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir, 500 Paket Sembako Dibagikan0
Instruksi tersebut ditujukan kepada BPBD, Dinas Sosial, Baznas, hingga perangkat teknis lainnya. Para pejabat daerah diminta menjadi liaison officer (LO) di titik-titik banjir untuk memantau kondisi dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Langkah cepat ini diperkuat dengan koordinasi bersama TNI-Polri dan Forkopimda yang dilakukan oleh Wakil Bupati Khristianto Yudha sehari sebelumnya. Melalui sinergi ini, bantuan dapat disalurkan lebih efektif sesuai dengan anggaran kebencanaan yang telah dialokasikan.
Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Bupati juga menekankan pentingnya evaluasi jangka panjang terhadap tata kelola lingkungan. Ia mengingatkan bahwa pembangunan di wilayah Barsel harus mengedepankan analisis dampak lingkungan serta menjaga keberlanjutan fungsi lahan pertanian.
“Kita harus jaga agar tidak terjadi alih fungsi lahan yang memperparah risiko banjir. Perlindungan terhadap kelompok rentan, seperti ibu hamil dan anak-anak, juga harus menjadi prioritas dalam masa tanggap darurat ini,” tambahnya.
Rifai
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















