- Gubernur Agustiar dan BPN Tandatangani MoU Perkuat Reforma Agraria di Kalteng
- Pemerintah Dorong Pertanian Modern Sesuai Kebutuhan Petani, TPHP Kalteng Perkuat Hilirisasi dan Efis
- Agustiar Sabran Tegaskan Kunci Penyelesaian Persoalan Agraria di Kalteng
- Satresnarkoba Polres Kapuas Edukasi Warga Bandar Raya tentang Bahaya Narkoba
- Pengurus Baru KSU SB Seruyan Desak Transparansi dan Audit Keuangan Koperasi
- Rakor Inflasi Daerah, Pemprov Kalteng Fokus Jaga Pasokan dan Harga Pangan
- Bapperida Kalteng Matangkan Perubahan RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2026
- Kapolres Kapuas Perkuat Sinergi dengan PWI untuk Jaga Kamtibmas
- Faktor Usia dan Kesehatan, Achmad Diran Resmi Mundur dari Jabatan Ketua DPW PAN Kalteng
- GMNI Kalteng Resmi Bentuk DPC GMNI Barito Utara, Perluas Sayap Marhaenisme di Bumi Tambun Bungai
Sarang Burung Walet Dianggap Potensi PAD, DPRD Desak Pemko Palangka Raya Susun Regulasi Khusus

Keterangan Gambar : FOTO Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menyebut sarang burung walet sebagai salah satu komoditas unggulan yang berpotensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2025.
Ia menilai bahwa sektor ini belum dikelola secara optimal, baik dari segi regulasi maupun pengawasan. Untuk itu, ia mendesak Pemerintah Kota segera menyusun aturan khusus serta sistem tata kelola yang lebih terstruktur.
Baca Lainnya :
- DPRD Dorong Digitalisasi Sistem Parkir untuk Tingkatkan PAD Palangka Raya0
- Ketua DPRD Minta Pemkot Palangka Raya Evaluasi Kinerja dan Perkuat Sinergi di 20250
- Pj Wali Kota Ingatkan Netralitas ASN Jelang Tahun Politik 20240
- Hera Nugrahayu Tekankan Sinergi dan RPJMD dalam Pelantikan Sekwan Baru0
- Yustinus Gunihardi Resmi Jabat Sekretaris DPRD Kota Palangka Raya0
“Kami berharap ada regulasi yang mendukung, pengawasan ketat, dan penertiban data pelaku usaha walet agar kontribusi pajaknya lebih jelas dan terarah,” ungkap Nenie.
Menurutnya, sarang burung walet merupakan komoditas bernilai tinggi dan memiliki pasar yang luas, namun selama ini belum memberikan kontribusi maksimal kepada PAD karena lemahnya pengelolaan dan pengawasan.
Dengan regulasi yang tepat dan pendampingan terhadap pelaku usaha, ia optimistis kontribusi dari sektor walet dapat menjadi penopang pendapatan daerah sekaligus mempercepat pembangunan daerah berbasis ekonomi lokal.
“Jika dikelola serius, sektor ini bisa jadi kekuatan baru PAD Palangka Raya,” pungkasnya.
RH
Berita Utama
-
Satresnarkoba Polres Kapuas Edukasi Warga Bandar Raya tentang Bahaya Narkoba
Satresnarkoba Polres Kapuas Edukasi Warga Bandar Raya tentang Bahaya Narkoba
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas menggelar penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat di . . .
-
Pengurus Baru KSU SB Seruyan Desak Transparansi dan Audit Keuangan Koperasi
Pengurus Baru KSU SB Seruyan Desak Transparansi dan Audit Keuangan Koperasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pengurus baru Koperasi Serba Usaha Sejahtera Bersama (KSU SB) Kabupaten Seruyan menilai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD . . .
-
Agustiar Sabran Tegaskan Kunci Penyelesaian Persoalan Agraria di Kalteng
Agustiar Sabran Tegaskan Kunci Penyelesaian Persoalan Agraria di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan penyelesaian berbagai persoalan agraria di Kalimantan Tengah hanya dapat . . .
-
Pemerintah Dorong Pertanian Modern Sesuai Kebutuhan Petani, TPHP Kalteng Perkuat Hilirisasi dan Efis
Pemerintah Dorong Pertanian Modern Sesuai Kebutuhan Petani, TPHP Kalteng Perkuat Hilirisasi dan Efis
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong percepatan penerapan pertanian modern yang selaras dengan kebutuhan petani dan . . .
-
Gubernur Agustiar dan BPN Tandatangani MoU Perkuat Reforma Agraria di Kalteng
Gubernur Agustiar dan BPN Tandatangani MoU Perkuat Reforma Agraria di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo menghadiri Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas . . .

















