- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Pj Bupati Barsel : Tidak Boleh Ada Pungli di Pasar Ramadhan
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Pj Bupati Barsel ketika meninjau pasar Ramadhan
potretkalteng.com - BUNTOK - Pj. Bupati Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, H. Deddy Winarwan menegaskan jangan sampai terjadi praktik Pungutan Liar (Pungli) kepada para pedagang yang berjualan di lokasi Pasar Ramadhan 1445 H/2024 baik oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup pemerintah daerah setempat maupun oknum-oknum lainnya yang mengatasnamakan pemerintah.
Hal tersebut diungkapkan Pj. Bupati Barsel saat mengunjungi pasar Ramadhan 1445 H bersama jajarannya yang berlokasi di lingkungan pasar Plaza Beringin Buntok, Rabu (20/3/2024).
Baca Lainnya :
- Kalteng Berbagi Berkah, Sekda Kalteng Buka Pasar Murah di Barito Utara0
- Berbagi Berkah Bersama Masyarakat Barito Timur, Sekda Kalteng Buka Pasar Murah0
- Gunung Mas Menjadi Tuan Rumah Kejurnas Grasstrack Regional IV Kalimantan Tahun 20240
- PMI Kabupaten Gunung Mas Laksanakan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis0
- Bupati Gunung Mas Ingatkan Para PPPK Hindari Narkoba Judi dan Perselingkuhan 0
"Saya sudah meminta kepada seluruh jajaran untuk memastikan jangan ada Pungli dalam bentuk apapun, kalau ada oknum yang katahuan melakukan Pungli maka kita akan tindak tegas sesuai Undang-Undang yang berlaku," ujarnya kepada wartawan usai mengunjungi pasar Ramadhan.
Pj. Bupati menuturkan, keberadaan pasar Ramadhan tersebut juga merupakan bentuk perhatian dan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dalam memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) di daerah setempat agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat serta daerah.
"Semuanya gratis, supaya para pedagang kecil maupun UMKM bisa mendapatkan untung yang berkah dan masyarakat juga bisa membeli barang dagangan yang murah selama bulan Ramadhan tahun ini," tuturnya.
Ia menerangkan, aksi Pungli dapat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara, untuk menimbulkan efek jera kepada pelaku atau oknum-oknum yang tidak bertangungjawab, diperlukan upaya nyata, tegas, dan terpadu untuk memberantasnya.
"Makanya saya bersama jajaran mengunjungi pasar Ramadhan ini untuk mengetahui secara langsung kepada para pedangan, apakah ada Pungli dari instasi terkait yang menyelenggarakan pasar Ramadhan ini, jika terjadi Pungli, silahkan masyarakat langsung melaoporkannya kepada penegak hukum, agar pelakunya segera ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” terang orang nomor satu di jajaran Pemkab Barsel itu.
Pada kesempatan itu Pj. Bupati menekankan kepada seluruh jajarannya, untuk tidak terlibat praktik Pungli baik di lingkungn kantor maupun diluar kantor
dalam bentuk apapun, pastikan semua bekerja dengan baik, cepat dan transparan, sehingga dapat mewujudkan prinsip pelayanan publik yang adil serta jujur.
Untuk itu, lanjutnya, semua pihak ikut berperan aktif dalam mengawasi hal-hal yang mengarah terjadinya Pungli, supaya kepercayaan publik dapat meningkat, karena pemerintah daerah memberi kepastian hukum yang tegas kepada pelakunya, sehingga dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas KKN.
"Kita berharap mudah-mudahan kegiatan pasar Ramadhan ini bisa membawa berkah bagi masyarakat, terutama para pedagang-pedagang kecil dan kelompok UMKM di Kabupaten yang bersemboyan Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini, sehingga bisa meningkatkan prekonomian keluarga mereka," kata H. Deddy Winarwan. (red)
Jul
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















