- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Pemprov Kalteng Alokasikan 20,59% APBD untuk Pendidikan

Keterangan Gambar : Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sektor pendidikan di provinsi ini dengan mengalokasikan 20,59% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 untuk sektor pendidikan. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan siap bersaing di dunia global.
Baca Lainnya :
- Pj. Bupati Gumas Lepas Logistik Pilkada Jelang 27 November0
- Talkshow JOINUS 2024 Bahas Inovasi dan Pembangunan Hijau Berkelanjutan di Kalimantan Tengah0
- Dispursip Kalteng Adakan Rapat Koordinasi Kearsipan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalteng Tahun 20240
- Kadis PMD Kalteng Dorong BUMDes untuk Tingkatkan Ekonomi Desa0
- Jejaring Cendekiawan Kristen dan Pemuda Gereja Dukung Fairid-Zaini dalam Pilkada Palangka Raya0
Sugianto Sabran menyatakan bahwa pendidikan merupakan sektor strategis yang harus diprioritaskan untuk menyiapkan generasi muda yang kompetitif di era digital. Menurutnya, program-program pendidikan yang telah dijalankan akan memastikan bahwa tidak ada anak Kalimantan Tengah yang terhambat melanjutkan pendidikan karena masalah biaya.
Beberapa program unggulan yang sedang berjalan antara lain Tabungan Beasiswa (TABE) Berkah yang memberikan bantuan sebesar 7,5 juta rupiah untuk 20.000 mahasiswa kurang mampu, serta program sekolah dan kuliah gratis bagi lebih dari 100.000 siswa dan mahasiswa. Program-program ini melibatkan lebih dari 97.000 siswa SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Tengah, serta 10.000 mahasiswa di 32 perguruan tinggi di provinsi tersebut.
Selain itu, Sugianto juga menyoroti pentingnya pembaruan sarana dan prasarana pendidikan, seperti penyediaan akses internet Starlink untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil dan penggunaan teknologi digital di ruang kelas. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran, pemerintah juga menyediakan papan tulis interaktif berbasis digital di sejumlah sekolah.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sugianto Sabran juga mengungkapkan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan tambahan penghasilan sebesar 3 juta rupiah bagi guru di daerah terpencil dan 2 juta rupiah bagi guru di perkotaan. Selain itu, para guru tidak tetap juga menerima kenaikan gaji hingga 3,2 juta rupiah.
Untuk mendukung kesejahteraan guru, Pemprov Kalimantan Tengah juga meluncurkan program pembangunan 5.000 unit rumah bagi guru dengan fasilitas uang muka nol persen. Hal ini dilakukan untuk memastikan para guru dapat memiliki hunian yang layak, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil.
Sugianto juga mengklarifikasi isu mengenai anggaran pendidikan yang disebut-sebut tidak mencapai 20% dari APBD. Ia memastikan bahwa anggaran pendidikan pada tahun 2024 sudah memenuhi target yang ditetapkan, yaitu 20,59%. “Anggaran untuk pendidikan ini sudah sesuai dengan ketentuan undang-undang dan telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri,” tegasnya.
Melalui berbagai kebijakan dan program ini, Gubernur Sugianto berharap Kalimantan Tengah dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki keterampilan dan daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam pendidikan.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















