- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
- Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
- RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
- KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
- Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Masyarakat Perkuat S
Pelajar Barsel Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2025

Keterangan Gambar : Asisten I Barsel, Rahmat Nuryadin, bersama Kadisdik Manat Simanjuntak mewakili Bupati Barsel membuka FTBI Kalteng dengan pemukulan gong.
POTRETKALTENG.COM, BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mengirimkan pelajar terbaiknya untuk berpartisipasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel M Bahalap, Palangka Raya, pada Senin (3/11/2025).
Baca Lainnya :
- Truk Tronton Bermuatan Kayu Log Ditutup Terpal Ditemukan di Jalan Hauling PT. MUTU, Diduga Berasal d0
- PT. Dahlia Biru Sepakati Pembayaran Lahan di Desa Talekoi, Mediasi Difasilitasi Polres Barsel0
- Pemkab Barsel Lepas Kontingen ke Peringatan Sumpah Pemuda dan Ikrar Bersama Anak Bangsa di Sukamara0
- Turnamen Golf Bupati Barsel 2025, Ajang Sportivitas dan Silaturahmi Antar Pegolf di Kalimantan0
- Bupati Eddy Raya Samsuri Rotasi dan Kukuhkan 18 Pejabat di Lingkup Pemkab Barito Selatan0
Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri, diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Barsel, Rahmat Nuryadin, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Barsel, Manat Simanjuntak, turut menghadiri pembukaan kegiatan tersebut. Acara secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng, Sunarti, bersama perwakilan bupati dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Sunarti menegaskan bahwa Revitalisasi Bahasa Daerah tidak hanya bertujuan mengembalikan fungsi bahasa daerah di ranah yang semestinya, tetapi juga untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu mereka.
“Ini merupakan wujud nyata keberhasilan pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah yang digagas Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten dan kota selama empat tahun terakhir,” ujarnya.
Program revitalisasi bahasa daerah di Kalimantan Tengah sendiri mencakup sepuluh bahasa, yakni Dayak Ngaju, Dayak Ma’anyan, Ot Danum, Melayu Kotawaringin, Dayak Siang, Dayak Bakumpai, Dayak Katingan, Tawoyan, Melayu Sukamara, dan Dayak Sampit.
Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang bagi pelajar dari berbagai kabupaten untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berbahasa daerah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa, Kemendikbudristek, Iwa Lukmana, menyampaikan bahwa FTBI merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah yang telah berlangsung beberapa bulan.
“Ajang ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan semangat adik-adik dalam mempelajari bahasa daerah masing-masing. Sertifikat kejuaraan FTBI juga bernilai prestisius karena diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), dan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta dalam melanjutkan pendidikan,” jelasnya.
Iwa juga mengingatkan bahwa tidak ada satu pun bahasa daerah di Indonesia yang sepenuhnya aman dari ancaman kepunahan, bahkan bahasa besar seperti Jawa, Sunda, Madura, dan Batak. Ia menegaskan, meski Balai Bahasa memberikan pendampingan, tanggung jawab utama pelestarian bahasa daerah tetap berada di tangan pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Sukardi Gau, para perwakilan Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Tengah, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, serta guru pendamping dan peserta FTBI dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.(KY)
Berita Utama
-
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Zoominar Civil Society and Democracy (CSD) bertajuk “Relasi Kebebasan . . .
-
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap tegas menolak kelanjutan . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Perkumpulan Pemuda Nusantara melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka . . .
-
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan Kota Kuala Kapuas dalam Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang . . .
-
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Barito Utara . . .

















