- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Legislator Katingan, Budy Hermanto Pertanyakan Solusi Pemkab Katingan Terkait Penertiban Tambang Rak

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kabupaten Katingan sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Katingan, Budy Hermanto
Baca Lainnya :
- Ketua Komisi I DPRD Barut Hj. Nety Herawati Dukung Program Pembangunan yang Dirancang Pemda0
- Kejari Palangka Raya Tetapkan Prof YL Tersangka Dugaan Korupsi Pascasarjana UPR0
- Pendidikan Jadi Prioritas Pembangunan, Pemprov Kalteng Hadirkan Sejumlah Program Baru0
- H. Jawawi dan Hj. Nety Herawati Hadiri Buka Puasa Bersama Karyawan PT Barito Palm Oil0
- Tentukan Arah Pembangunan 2027, Bupati Barito Utara Buka Musrenbang RKPD0
KASONGAN, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kabupaten Katingan sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Katingan, Budy Hermanto, melontarkan kritik tajam serta pertanyaan terbuka kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan terkait nasib para penambang tradisional. Kritik ini muncul menyusul maraknya penertiban tambang rakyat yang dinilai tidak dibarengi dengan pemberian solusi konkret.
Melalui pernyataan resminya, Budy menyoroti ketimpangan yang terjadi di lapangan, di mana aparat melakukan penertiban dan penyitaan alat, namun masyarakat kecil kehilangan mata pencaharian tanpa adanya kepastian hukum.
Budy secara spesifik mengarahkan pertanyaannya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan melalui lima poin utama:
-Pemetaan Wilayah: Apakah Pemkab telah memetakan potensi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR)?
-Usulan Resmi: Sudahkah pemerintah daerah mengusulkan WPR secara resmi ke tingkat Provinsi maupun Pusat?
-Hambatan Birokrasi: Jika belum ada usulan, apa alasan mendasar pemerintah daerah belum memperjuangkan legalitas tersebut?
-Pendataan Lapangan: Apakah dinas terkait pernah turun langsung mendata lokasi yang menjadi sumber penghidupan masyarakat?
-Kepastian Hukum: Sampai kapan masyarakat harus bekerja dalam bayang-bayang ketakutan dan ketidakpastian?
Menurut legislator Gerindra ini, aktivitas tambang bagi sebagian warga Katingan bukan sekadar pekerjaan tambahan, melainkan satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Ia mendesak pemerintah untuk tidak hanya fokus pada sisi penegakan hukum (penertiban), tetapi juga pada sisi kemanusiaan dan keadilan sosial.
"Masyarakat hanya meminta keadilan dan solusi. Jangan sampai rakyat kecil terus disalahkan, sementara jalan keluar tidak pernah benar-benar diperjuangkan," tegas Budy Hermanto.
Budy menegaskan bahwa kunci dari penataan tambang rakyat adalah kemauan politik (political will) pemerintah daerah untuk memperjuangkan WPR. Tanpa adanya usulan resmi terkait wilayah pertambangan, masyarakat akan terus terjepit di antara kebutuhan ekonomi dan aturan hukum.
Pernyataan terbuka ini diharapkan mendapat respons segera dari Pemkab Katingan agar tercipta dialog yang konstruktif demi kesejahteraan masyarakat penambang di Bumi Penyang Hinje Simpei.
RT
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















