- Sinergi Lawan Radikalisme: SPRI Kalteng dan Densus 88 Gelar Dialog \'Ngopi Bareng\' Insan Pers
- Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan
- Pemkab Barito Utara Tangani Genangan di Jalan Benangin
- HIMPAUDI Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD Melalui Workshop Lagu Anak dan APE
- Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Perangkat Digital Pendidikan di SMP Negeri 1 Benangin
- Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Teweh Timur, Tegaskan Prioritas Kesejahteraa
- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Kuliah Umum FH UPR Bahas Peran Strategis Hukum Adat dalam Sistem Hukum Nasional

Keterangan Gambar : Foto Bersama
Baca Lainnya :
- Acara Hiburan Berakhir Tragis, Satu Warga Kapuas Hulu Tewas dan Satu Luka Akibat Penusukan0
- Wakil Bupati Kapuas Hadiri Perayaan Natal Lansia Resort GKE Kuala Kapuas0
- Staf Ahli Bupati Kapuas Buka Sosialisasi Pemuda Tahun 20250
- Pemkab Kapuas Perkuat Transparansi Hibah dan Bansos Lewat Sosialisasi SIPD0
- Wabup Kapuas Resmi Buka Rakor Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 20250
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (FH UPR) menggelar Kuliah Umum bertema “Hukum Adat Sebagai Sumber Hukum dalam Sistem Hukum Nasional: Antara Pengakuan dan Tantangan” pada Rabu, 3 Desember 2025, di Ballroom PPIIG Lantai 6. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB dan diikuti ratusan peserta, mulai dari mahasiswa, akademisi, hingga praktisi adat di Kalimantan Tengah.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FH UPR, Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa hukum adat merupakan pilar penting dalam sejarah dan jati diri bangsa. Ia menegaskan bahwa forum akademik ini menjadi sarana strategis untuk memperdalam pemahaman tentang bagaimana hukum adat dapat terus relevan dalam sistem hukum nasional yang terus berkembang.
Dekan menyampaikan bahwa selama ini, hukum adat berkontribusi besar dalam penyelesaian sengketa di masyarakat, terutama di wilayah pedalaman dan komunitas adat. Namun, pengakuan formal terhadap hukum adat dalam regulasi nasional masih memerlukan penguatan agar tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga menjadi bagian nyata dari hukum positif.
Narasumber pertama, Koordinator Damang Kepala Adat Kalimantan Tengah, Wawan Embang, menyampaikan perspektif praktis terkait fungsi hukum adat dalam masyarakat. Ia menjelaskan bahwa hukum adat memiliki dua peran besar: menjaga kelestarian nilai budaya dan memulihkan keseimbangan sosial. “Jika ada pelanggaran adat, yang dicari bukan hanya siapa salah, tetapi bagaimana hubungan sosial yang rusak itu dipulihkan,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber akademisi Dr. Rico Septian Noor, S.H., M.H., membahas materi “Hukum Adat Kontemporer (Tantangan dan Upaya Revitalisasi)”. Ia menyatakan bahwa saat ini hukum adat berada di persimpangan jalan antara modernitas dan tradisi. Menurutnya, hukum adat perlu beradaptasi agar tidak tertinggal. “Tanpa revitalisasi, hukum adat hanya akan dikenang sebagai tradisi, bukan sebagai perangkat penyelesaian masalah,” kata Dr. Rico.
Ia juga menegaskan bahwa revitalisasi hukum adat bukan berarti mengubah nilai-nilainya, tetapi memodernkan cara kerja dan dokumentasinya. Dr. Rico menambahkan bahwa generasi muda harus dilibatkan lebih aktif agar pemahaman tentang hukum adat tidak hilang. “Jika generasi muda tidak mengenalnya, maka keberlangsungan hukum adat akan terancam,” tuturnya.
FH UPR melalui kegiatan ini berharap dapat memperkuat kapasitas mahasiswa dan masyarakat dalam memahami pentingnya hukum adat sebagai fondasi nilai lokal. Acara ini juga diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga adat dalam memperjuangkan penguatan hukum adat di tingkat nasional.
RT
Berita Utama
-
Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan
Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. . . .
-
Sinergi Lawan Radikalisme: SPRI Kalteng dan Densus 88 Gelar Dialog \'Ngopi Bareng\' Insan Pers
Sinergi Lawan Radikalisme: SPRI Kalteng dan Densus 88 Gelar Dialog \'Ngopi Bareng\' Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Menghadapi pesatnya arus informasi di ruang digital, Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Kalimantan . . .
-
Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Teweh Timur, Tegaskan Prioritas Kesejahteraa
Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Teweh Timur, Tegaskan Prioritas Kesejahteraa
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat di Kecamatan Teweh Timur sebagai bentuk komitmen . . .
-
Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Perangkat Digital Pendidikan di SMP Negeri 1 Benangin
Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Perangkat Digital Pendidikan di SMP Negeri 1 Benangin
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan hingga ke wilayah pelosok. Salah satu langkah yang . . .
-
HIMPAUDI Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD Melalui Workshop Lagu Anak dan APE
HIMPAUDI Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD Melalui Workshop Lagu Anak dan APE
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Barito Utara menyelenggarakan Workshop Cipta . . .
















