- DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
- BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
- Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
- Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
- Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
- Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026 Disiapkan
- Pemprov Kalteng Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026, Libatkan 54 Peserta Terbaik
- Buka Rakor TEPRA, Wagub Ingatkan Penyerapan Anggaran Bukan Sekadar Kejar Target
- PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
- Kodam Tambun Bungai Siapkan Simulasi Ledakan dan Penutupan Jalan Peringati HUT ke-1
Kepala DP3APPKB Prov. Kalteng: Peran Ayah Sangat Penting dalam Upaya Menurunkan Stunting

Keterangan Gambar : Kepala DP3APPKB Prov. Kalteng saat melakukan dialog
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com– Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah, sekaligus Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menjadi narasumber dalam acara Dialog Kentongan yang disiarkan langsung oleh RRI Pro 1 Network, pada Selasa (12/11/2024). Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari Ayah Nasional, dengan tema “Pentingnya Peran Ayah dalam Pencegahan Stunting”.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalteng Rakor Evaluasi Program Perpustakaan dan Kearsipan untuk Peningkatan Kualitas Layanan0
- Dinas Kesehatan Kalteng Gelar Jalan Sehat Bersama Poltekkes Palangka Raya dalam Rangka HKN ke-600
- Dinas Kominfosantik Kalteng Gelar Podcast Bersama Ketua KPU Kalteng Menyongsong Pilkada Serentak 2020
- BPBPK Kalteng Rapat Virtual bahas Standar Minimal Logistik dan Peralatan Penanggulangan bencana0
- Dinas Lingkungan Hidup Kalteng Gelar Bimtek Pendidikan Lingkungan untuk Pengenalan anekaragam Hayati0
Dalam dialog tersebut, Linae membahas tentang pentingnya peran ayah dalam pencegahan stunting, sebuah masalah gizi kronis yang berhubungan dengan kekurangan gizi dalam jangka waktu lama. Stunting umumnya terjadi sejak dalam kandungan dan baru terlihat ketika anak menginjak usia dua tahun.
Pencegahan Stunting: Peran Pemerintah dan Perubahan Perilaku Masyarakat
Linae menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, melalui DP3APPKB, berperan dalam mendukung penanganan dan pencegahan stunting. Penurunan angka stunting memerlukan dua jenis intervensi, yaitu intervensi spesifik dan sensitif. DP3APPKB fokus pada intervensi sensitif, yang mencakup upaya perubahan perilaku masyarakat untuk meningkatkan pola hidup sehat dan mencegah stunting.
“Selain intervensi spesifik berupa pemberian makanan bergizi langsung kepada bayi dan balita yang berisiko stunting, perubahan perilaku juga sangat penting agar masyarakat dapat memahami dampak stunting dan bagaimana cara mencegahnya,” ujarnya.
Peran Ayah dalam Pencegahan Stunting
Linae juga menekankan bahwa peran ayah dalam pencegahan stunting sangat penting, bahkan sejak bayi masih dalam kandungan. “Penting untuk diingat bahwa ayah memiliki peran besar dalam mendukung tumbuh kembang anak, termasuk dalam pencegahan stunting. Peran ini tidak hanya sebatas dukungan kepada ibu, tetapi juga dalam menentukan pola asuh, pola makan, serta memberikan dukungan emosional bagi anak,” jelasnya.
Peran ayah, kata Linae, berpengaruh pada pembentukan karakter anak, terutama dalam mendukung perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. “Tugas ibu memang sangat penting, tetapi dukungan dari ayah akan mempercepat perkembangan anak dan membantu mencegah terjadinya stunting,” tambahnya.
Mengajak Masyarakat untuk Lebih Peduli
Sebagai penutup, Linae berharap peran ayah dalam pencegahan stunting dapat semakin diperkuat, serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi yang baik dan pola hidup sehat sejak dini. “Mari kita semua, baik ayah, ibu, maupun masyarakat secara keseluruhan, untuk lebih peduli dan terlibat aktif dalam upaya pencegahan stunting agar generasi penerus kita dapat tumbuh sehat dan optimal,” pungkasnya.
Selain Linae, program ini juga menghadirkan Muhammad Efendi, Program Manager Bidang Program dan Kegiatan Satgas Stunting Provinsi Kalimantan Tengah, yang turut membahas langkah-langkah konkret dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus penguatan program . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, meninjau langsung pelaksanaan pelayanan administrasi . . .
-
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji . . .
-
DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Charles Frengki meminta, agar jangkauan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis . . .

















