- Tower Telkomsel di Desa Sikui Terancam Longsor, Anggota DPRD Barito Utara Desak Perbaikan Segera
- Kabar Duka, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Jhon Pita Kadang Meninggal Dunia
- Digugat Terkait Isu Papan Tulis Interaktif, Gubernur Kalteng Hormati Proses Hukum
- Bupati Wiyatno Lepas Ratusan Rider Trail Adventure, Ajang Silaturahmi dan Olahraga Positif
- Modus Pura-Pura Mogok, Pencuri Motor di Kapuas Ringkus Tim Resmob Usai Tipu Mahasiswa
- Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
- Transformasi Paradigma Hukum Pidana Indonesia: Dari Keadilan Retributif Menuju Keadilan Korektif dan
- Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
- Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
- 40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
Kapolres Kapuas Prihatin Atas Kericuhan di Barunang: Kami Kedepankan Humanis, Namun Keamanan Persone

Keterangan Gambar : Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden berdarah yang terjadi dalam aksi penutupan jalan hauling PT Asmin Bara Baronang (ABB) di Desa Barunang, Selasa (3/3/2026) sore. Kapolres menegaskan bahwa tindakan tegas yang diambil jajarannya merupakan upaya terakhir demi melindungi nyawa petugas di lapangan.
Baca Lainnya :
- Sengketa Lahan PT Asmin Bara Baronang Memanas, Polisi dan Warga Terluka dalam Aksi Penutupan Jalan0
- Safari Ramadhan di Lahei II, Bupati Barito Utara Serahkan Hibah Rp 1 Miliar untuk Masjid Nurul Ahya 0
- Bawa Oleh-oleh Rp 1 Miliar ke Benao Hilir, Bupati Barut Pastikan Jembatan Lahei Barat Diperbaiki0
- Anggota DPD RI Teras Narang Serap Aspirasi Koperasi Merah Putih Bukit Tunggal0
- 800 Peserta Ramaikan Gebyar Ramadan Berkah Jilid 5, Gubernur Kalteng Tekankan Pembinaan Karakter Gen0
AKBP Gede Eka menjelaskan bahwa Polres Kapuas sebenarnya telah berupaya meredam situasi sejak aksi pemortalan dimulai oleh Aliansi Masyarakat Adat (AMAD) pada Senin (2/3). Pihaknya melibatkan unsur adat untuk berdialog dengan massa.
"Kami sudah mengedepankan pendekatan humanis. Kapolsek Kapuas Tengah bersama Damang dan Mantir Adat setempat sudah memberikan imbauan berkali-kali agar massa membubarkan diri secara tertib karena mengganggu kepentingan umum," ujar Kapolres dalam keterangan resminya.
Namun, menurut Kapolres, imbauan tersebut tidak direspon positif oleh massa hingga terjadi aksi saling dorong yang berujung pada perlawanan fisik terhadap petugas.
Menanggapi adanya korban luka dari kedua belah pihak, Kapolres membeberkan kronologi saat situasi mulai tidak terkendali. Tiga personel kepolisian dilaporkan mengalami luka sabetan senjata tajam saat mencoba menertibkan massa.
"Ketika tiga anggota kami terkena serangan senjata tajam, situasi sudah membahayakan nyawa personel. Kami sempat memberikan tembakan peringatan, namun penyerangan tetap terjadi. Akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku. Dua orang dari massa mengalami luka di bagian kaki," tegas AKBP Gede Eka.
Kapolres memastikan bahwa seluruh korban, baik dari pihak kepolisian maupun warga, langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk mendapatkan perawatan intensif agar tidak ada jatuh korban jiwa lebih lanjut.
Pasca insiden tersebut, Kapolres Kapuas memastikan situasi di lokasi sudah berangsur kondusif. Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang simpang siur dan tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kapuas.
Poin-poin Imbauan Kapolres Kapuas:
Dialog di Atas Kekerasan: Menghimbau warga menyampaikan aspirasi melalui jalur hukum atau mediasi formal yang tersedia.
Stabilitas Keamanan: Meminta tokoh masyarakat dan tokoh adat membantu mendinginkan suasana.
Ketaatan Prosedur: Menegaskan bahwa seluruh tindakan kepolisian didasari surat perintah sah dan prinsip profesionalisme.
"Kami tidak ingin ada kekerasan, namun kami juga memiliki kewajiban menjaga ketertiban umum dan keselamatan anggota. Kami berharap sengketa lahan ini segera menemukan titik temu melalui jalur yang benar," tutupnya.
RT
Berita Utama
-
Tower Telkomsel di Desa Sikui Terancam Longsor, Anggota DPRD Barito Utara Desak Perbaikan Segera
Tower Telkomsel di Desa Sikui Terancam Longsor, Anggota DPRD Barito Utara Desak Perbaikan Segera
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, melakukan tinjauan lapangan ke lokasi tanah longsor yang mengancam keberadaan tower . . .
-
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 18 April 2026. Penyesuaian ini mencakup sejumlah . . .
-
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, salah satunya bantuan sosial Kartu Huma Betang . . .
-
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan temu wartawan bersama organisasi pers sebagai upaya mempererat sinergi . . .
-
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
MAGELANG, POTRETKALTENG.COM – Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah dari seluruh Indonesia berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti agenda . . .

















