- DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
- BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
- Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
- Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
- Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
- Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026 Disiapkan
- Pemprov Kalteng Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026, Libatkan 54 Peserta Terbaik
- Buka Rakor TEPRA, Wagub Ingatkan Penyerapan Anggaran Bukan Sekadar Kejar Target
- PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
- Kodam Tambun Bungai Siapkan Simulasi Ledakan dan Penutupan Jalan Peringati HUT ke-1
Kapolres Kapuas Prihatin Atas Kericuhan di Barunang: Kami Kedepankan Humanis, Namun Keamanan Persone

Keterangan Gambar : Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden berdarah yang terjadi dalam aksi penutupan jalan hauling PT Asmin Bara Baronang (ABB) di Desa Barunang, Selasa (3/3/2026) sore. Kapolres menegaskan bahwa tindakan tegas yang diambil jajarannya merupakan upaya terakhir demi melindungi nyawa petugas di lapangan.
Baca Lainnya :
- Sengketa Lahan PT Asmin Bara Baronang Memanas, Polisi dan Warga Terluka dalam Aksi Penutupan Jalan0
- Safari Ramadhan di Lahei II, Bupati Barito Utara Serahkan Hibah Rp 1 Miliar untuk Masjid Nurul Ahya 0
- Bawa Oleh-oleh Rp 1 Miliar ke Benao Hilir, Bupati Barut Pastikan Jembatan Lahei Barat Diperbaiki0
- Anggota DPD RI Teras Narang Serap Aspirasi Koperasi Merah Putih Bukit Tunggal0
- 800 Peserta Ramaikan Gebyar Ramadan Berkah Jilid 5, Gubernur Kalteng Tekankan Pembinaan Karakter Gen0
AKBP Gede Eka menjelaskan bahwa Polres Kapuas sebenarnya telah berupaya meredam situasi sejak aksi pemortalan dimulai oleh Aliansi Masyarakat Adat (AMAD) pada Senin (2/3). Pihaknya melibatkan unsur adat untuk berdialog dengan massa.
"Kami sudah mengedepankan pendekatan humanis. Kapolsek Kapuas Tengah bersama Damang dan Mantir Adat setempat sudah memberikan imbauan berkali-kali agar massa membubarkan diri secara tertib karena mengganggu kepentingan umum," ujar Kapolres dalam keterangan resminya.
Namun, menurut Kapolres, imbauan tersebut tidak direspon positif oleh massa hingga terjadi aksi saling dorong yang berujung pada perlawanan fisik terhadap petugas.
Menanggapi adanya korban luka dari kedua belah pihak, Kapolres membeberkan kronologi saat situasi mulai tidak terkendali. Tiga personel kepolisian dilaporkan mengalami luka sabetan senjata tajam saat mencoba menertibkan massa.
"Ketika tiga anggota kami terkena serangan senjata tajam, situasi sudah membahayakan nyawa personel. Kami sempat memberikan tembakan peringatan, namun penyerangan tetap terjadi. Akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku. Dua orang dari massa mengalami luka di bagian kaki," tegas AKBP Gede Eka.
Kapolres memastikan bahwa seluruh korban, baik dari pihak kepolisian maupun warga, langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk mendapatkan perawatan intensif agar tidak ada jatuh korban jiwa lebih lanjut.
Pasca insiden tersebut, Kapolres Kapuas memastikan situasi di lokasi sudah berangsur kondusif. Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang simpang siur dan tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kapuas.
Poin-poin Imbauan Kapolres Kapuas:
Dialog di Atas Kekerasan: Menghimbau warga menyampaikan aspirasi melalui jalur hukum atau mediasi formal yang tersedia.
Stabilitas Keamanan: Meminta tokoh masyarakat dan tokoh adat membantu mendinginkan suasana.
Ketaatan Prosedur: Menegaskan bahwa seluruh tindakan kepolisian didasari surat perintah sah dan prinsip profesionalisme.
"Kami tidak ingin ada kekerasan, namun kami juga memiliki kewajiban menjaga ketertiban umum dan keselamatan anggota. Kami berharap sengketa lahan ini segera menemukan titik temu melalui jalur yang benar," tutupnya.
RT
Berita Utama
-
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus penguatan program . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, meninjau langsung pelaksanaan pelayanan administrasi . . .
-
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji . . .
-
DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Charles Frengki meminta, agar jangkauan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis . . .

















