- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Harga Ayam dan Lombok Mulai Naik
Tim Redaksi
.jpeg)
Potretkalteng.com - Palangka Raya – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya melaporkan ada kenaikan harga terhadap tiga komoditas di awal Oktober 2022 ini.
Dari 18 komoditas yang rutin dipantau setiap Minggu yakni cuma harga ayam ras, cabai, dan ikan gabus yang mengalami kenaikan, tapi tidak siginifikan.
Harga ayam ras sebelumnya Rp42 ribu naik menjadi Rp43 ribu per kilo gram. Lalu cabai rawit dari Rp80 ribu menjadi Rp90 ribu, dan ikan gabus dari Rp70 ribu naik menjadi Rp75 ribu.
Baca Lainnya :
- 163 Warganya Dapat Bantuan Dari Walikota, Lurah Langkai Ucapkan Terimakasih0
- Kewajiban Bayar PBB, Wujud Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Kota Palangka Raya0
- Pelanggan Indihome Kecewa Jaringannya Sering Gangguan0
- Tegas ! Operasi Zebra Telabang 2022 Polri Gunakan Sistem Hunting0
- Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin: Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran0
Kabid Perdagangan, Hadriansyah melaporkan naiknya harga tiga komoditas ini karena dipengaruhi oleh alam. Misalnya ikan gabus naik, karena wilayah Kota Cantik Palangka Raya banjir, sehingga tangkapan nelayan juga sedikit.
“Begitu pula dengan cabai rawit. Sebagian areal pertanian tergenang air, sehingga budidaya cabai terganggu,” sebut Hadriansyah, Rabu (5/10/2022).
Saat ini tim DPKUKMP terus monitor harga ke para pedagang di pasar tradisional, termasuk mengecek stok kebutuhan pokok di sejumlah gudang milik distributor.(red)
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















