- APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
- BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
- DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras
- Dukung WFH, DPRD Palangka Raya Tegaskan Bukan Ajang Liburan
- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
Gubernur Kalteng Alokasikan Rp485 Miliar untuk Program MBG, Sekolah Gratis, dan Kuliah Gratis

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan komitmen kuatnya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Sugianto Sabran terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui alokasi anggaran sebesar Rp485 miliar, Pemprov Kalteng mendukung tiga program utama: Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah gratis, dan kuliah gratis. Ketiga program ini dirancang untuk membangun generasi muda yang berkualitas sekaligus memperkuat sumber daya manusia di wilayah Kalteng.
Baca Lainnya :
- Kepala BPSDM Kalimantan Tengah Dorong Penguatan Sinergi dalam Pelantikan Kepala BPKP Provinsi Kalten0
- BPSDM Provinsi Kalteng Dorong Penguatan Budaya Kerja ASN BerAKHLAK0
- Leonard Harapkan Sinergi BPKP dengan Pemerintah Daerah untuk Mendukung Pembangunan Kalimantan Tengah0
- Kadis TPHP Provinsi Kalteng Terima Kunjungan BPSKL Kementerian Kehutanan, Bahas Optimalisasi Perhuta0
- Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng Terima Kunjungan Pimwil BULOG, Bahas Strategi Swasembada Pangan0
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan dengan rincian Rp235 miliar untuk program sekolah gratis, Rp200 miliar untuk program MBG, dan Rp50 miliar untuk program kuliah gratis. Program kuliah gratis ini bekerja sama dengan 32 perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Kalimantan Tengah.
“Ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan dan kesehatan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Kalteng memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas serta kebutuhan gizi yang mencukupi,” ujar Reza, Kamis (16/1/2025).
Fokus pada Pendidikan dan Kesejahteraan Generasi Muda
Program sekolah gratis menjadi prioritas utama pemerintah untuk meringankan beban ekonomi keluarga dalam membiayai pendidikan. Program ini mencakup pembebasan biaya pendidikan untuk siswa SMA/SMK/SLB di seluruh kabupaten/kota di Kalteng. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus mengurangi angka putus sekolah.
Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan inisiatif pemerintah pusat, bertujuan memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari. Program ini tidak hanya mendukung kesehatan para siswa, tetapi juga diharapkan meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar.
Di tingkat pendidikan tinggi, program kuliah gratis membuka peluang besar bagi mahasiswa berprestasi yang memenuhi kriteria tertentu untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus khawatir tentang biaya. Dengan melibatkan 32 perguruan tinggi di wilayah Kalteng, pemerintah memberikan akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata.
Mendorong Pembangunan Sumber Daya Manusia
Ketiga program strategis ini dirancang secara holistik sebagai bagian dari visi pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan produktif. Pemerintah percaya bahwa pendidikan yang baik dan asupan gizi yang memadai adalah landasan utama dalam membangun masyarakat yang lebih maju.
“Kami berharap program-program ini dapat terlaksana dengan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, Kalteng dapat terus berkembang menjadi provinsi yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutup Reza.
Langkah besar ini membuktikan keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan berkualitas dan pemenuhan kebutuhan gizi generasi muda. Gubernur Sugianto Sabran berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai prioritas pembangunan, dengan harapan melahirkan generasi penerus yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalimantan Tengah berhasil mengamankan posisi . . .
-
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan . . .
-
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, . . .
-
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun . . .
-
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) memilih langkah strategis dengan mengedepankan audiensi dan dialog konstruktif . . .

















