- Demokrasi Harus Bermartabat, Bambang Serukan Aksi Damai dan Beretika
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah
- Eko Sulistiono: Seluruh ASN Wajib Kelola Anggaran Sesuai Aturan
- DPRD Kalteng Dukung Jalur Kereta Api Masuk PSN, Diyakini Pangkas Biaya Logistik
- Pemkab Kapuas Matangkan Penjemputan Jamaah Haji, 233 Orang Kloter 4 Tiba Selasa Dini Hari
- Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Ditangkap di Jalan Cilik Riwut
- Bupati Kapuas Sambut Kepulangan 358 Jamaah Haji Kloter BDJ 04 di Banjarbaru
- Perkuat Demokrasi, SAPMA PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula
- Menuju Pilpres 2029: Nama Mantan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Mulai Dilirik sebagai Figur Altern
- Gubernur Agustiar Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Korupsi di Kalteng
Fenomena Radikalisme Muncul di Kalangan Terdidik
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Tengah Prof Khairil Anwar, M.Ag
Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Masyarakat kini perlu mewaspadai. Pasalnya, berdasarkan penelitian Diego Gombetta dan Steffen Hertog, fenomenan radikalisme mulai muncul dikalangan elite dan terdidik. Artinya, paham radikalisme yang dipaparkan segelintir kelompok sudah mulai memengaruhi lini terpenting dalam sebuah negara.
Hal itu diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Tengah Prof Khairil Anwar, M.Ag, Rabu (8/4).
Baca Lainnya :
- Wagub Kalteng Apresiasi Dalam Mempercepat Penurunan Stunting0
- Sekda Kalteng Buka Rakor Persiapan Keberangkatan Calon Jamaah Haji Tahun 1445 H / 2024 M0
- Kadis P3APPKB Sampaikan Materi PUA dan Stunting pada Pertemuan Dharma Wanita 0
- Dinkes Kalteng Gelar Pembekalan PIDI Angkatan II Periode Mei Tahun 20240
- Disnakertrans Provinsi Kalteng Terima Kunjungan Disnakertrans Kabupaten Barsel0
Pernyataan dilontarkan Khairil saat memberikan materi dalam kegiatan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ektrimisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN-PE) Tahun 2024, di Aula Anggrek Tewu lantai 2 Kantor Bupati Kotawaringin Timur.
“Penelitian Diego Gombetta dan Steffen Hertog dikutip oleh Mun’im Sirry tahun 2023. Fenomena radikalisme tampaknya tidak hanya menyusur pada laki-laki dan generasi milenial. Tapi sudah menyusur kepada perempuan dan generasi Z dan bahkan anak-anak,” tegas Khairil.
Menurut Khairil, radikalisasi terjadi karena beberapa teori diantaranya, kesenjangan sosial, politik identitas, afiliasi sosial, terpinggirkan, dan pengaruh ceramah jihadis. Dari hasil penelitian tersebut, ada beberapa tantangan yang masih dihadapi bangsa Indonesia.
Pertama, masih berkembangnya paham ekstrim (Radikalisme) di kalangan pemuda, baik ektrim kanan maupun ekstrim kiri.
Kedua, masih berkembangnya paham intoleransi yang mengklaim kebenaran mutlak. Bahkan menurut berbagai hasil survei, akhir-akhir ini paham intoleransi lebih meningkat dibandingkan radikalisme dan ektrimisme.
Ketiga, masih adanya pandangan, sikap, dan gerakan yang menolak ideologi Pancasila.
Keempat, era revolusi industri 4.0 semakin mempercepat tsunami informasi hoaks, ujaran kebencian, dan post-truth (pasca kebenaran).
Kelima, setiap menjelang pemilu atau pileg seringkali muncul politisasi agama atau suku/etnis, terutama dalam memilih pemimpin.
“Radikalisme adalah suatu ideologi (ide atau gagasan) atau paham dan cita-cita yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara kekerasan atau ekstrem,” tegas Khairil.
Radikalisme, lanjutnya, menjadi paham ideologi mengkafirkan orang yang tidak sepaham dengan dirinya. Menebar rasa takut pada orang lain baik dengan ucapan maupun perbuatan. Menghalalkan darah orang lain yang menentang ideologi dan gerakannya. Ingin merubah ideologi Pancasila dengan ideologi tertentu dan sistem NKRI dengan sistem lainnya.
Kalimantan Tengah miniatur Indonesia. Kalimantan Tengah. Dikenal sebagai Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila. Masyarakatnya plural dan multikultural, terdiri dari beragam agama, suku, etnis, budaya, tradisi, dan bahasa. Kebhinnekaan, keberagaman dan perbedaan tersebut adalah satu keniscayaan yang diciptakan oleh Tuhan YME.
“Memang, di satu sisi, kebhinnekaan, keberagaman, dan perbedaan menjadi kekuatan dan keindahan ketika dijaga dan dirawat bersama-sama dengan baik, tulus, dan bertanggung jawab. Namun, di sisi lain kebhinnekaan, keberagaman dan perbedaan itu, bisa saja menjadi potensi konflik yang mengarah kepada radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme,” jelasnya.
Hasil penelitian BNPT dan FKPT Kalimantan Tengah tahun 2020, dan 2022 terhadap masih lemahnya literasi digital generasi milenial dan generasi Z dalam bermedia sosial, sehingga Indeks Potensi Radikalisme (IPR) Kalimantan Tengah masih di atas rata-rata nasional. Namun, seiring dengan kesadaran masyarakat dalam bermedia sosial, IPR 2023 semakin menurun. Berdasarkan survei IPR, Kalteng berada diurutan 18 secara nasional.*(red)
Aul
Berita Utama
-
Bupati Kapuas Sambut Kepulangan 358 Jamaah Haji Kloter BDJ 04 di Banjarbaru
Bupati Kapuas Sambut Kepulangan 358 Jamaah Haji Kloter BDJ 04 di Banjarbaru
BANJAR BARU, POTRETKALTENG.COM– Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P. menyambut langsung kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Kapuas yang tergabung dalam Kloter BDJ 04 di . . .
-
Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Ditangkap di Jalan Cilik Riwut
Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Ditangkap di Jalan Cilik Riwut
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas kembali mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten . . .
-
Perkuat Demokrasi, SAPMA PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula
Perkuat Demokrasi, SAPMA PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula
KUALA KURUN, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Cabang Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (PC SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Gunung Mas resmi menjalin kerja sama . . .
-
Pemkab Kapuas Matangkan Penjemputan Jamaah Haji, 233 Orang Kloter 4 Tiba Selasa Dini Hari
Pemkab Kapuas Matangkan Penjemputan Jamaah Haji, 233 Orang Kloter 4 Tiba Selasa Dini Hari
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan penjemputan jamaah haji asal Kabupaten Kapuas yang . . .
-
DPRD Kalteng Dukung Jalur Kereta Api Masuk PSN, Diyakini Pangkas Biaya Logistik
DPRD Kalteng Dukung Jalur Kereta Api Masuk PSN, Diyakini Pangkas Biaya Logistik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kalimantan Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap wacana pembangunan jalur kereta api di Pulau Kalimantan yang diharapkan . . .

















