- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
- Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Dorong Peningkatan Kualitas Publik, Hj Nety : Diknas, Dinkes, BPJS dan RSUD Harus Berbenah

Keterangan Gambar : Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan menjadi sorotan utama dalam upaya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Dinas Pendidikan (Diknas) diharapkan memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan sarana dan prasarana penunjang bagi tenaga pendidik maupun peserta didik di desa. Hal ini krusial dilakukan guna memastikan ketersediaan guru yang mencukupi serta merata, sehingga kualitas pendidikan tidak lagi mengalami ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pelosok. Selasa, 07/04/2026.
Baca Lainnya :
- Kasus TBC Belum Terkendali, Dinkes Kalteng Gelar Kompetensi Nakes0
- Tindak Lanjut Aksi Mahasiswa, Ketua DPRD Kalteng Koordinasi Intensif dengan Pangdam dan Kapolda0
- Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas0
- WFH ASN Kalteng Resmi Jalan, Pemprov Tekan Biaya dan Pangkas Energi0
- Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur0
Anggota DPRD Barito Utara, Hj Nety Herawati, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memperketat pengawasan terhadap ketersediaan obat-obatan di Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) serta memastikan persebaran tenaga medis yang proporsional.
"Keluhan masyarakat mengenai kekosongan stok obat yang memaksa warga membeli secara mandiri di kios-kios masih sering terdengar"ungkapnya.
Ia menjelaskan aktivitas pemantauan secara berkala menjadi kunci agar fungsi Pustu sebagai garda terdepan layanan kesehatan desa dapat berjalan optimal tanpa kendala logistik maupun SDM.
Hj Nety juga memberikan kritik dan saran bagi manajemen RSUD Muara Teweh terkait standar pelayanan kepada pasien.
"Rumah sakit plat merah ini harus bisa mengimplementasikan budaya kerja 4S (Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) secara konsisten di samping menjaga kebersihan fasilitas umum seperti ruang rawat inap dan toilet. Selain aspek kenyamanan, ketepatan diagnosa medis menjadi poin yang sangat ditekankan agar tidak terjadi kesalahan penanganan yang berisiko bagi keselamatan pasien"pungkasnya.
Terkait jaminan kesehatan, ia menambahkan bahwa pihak BPJS Kesehatan diingatkan untuk kembali ke marwah kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada peserta. Masyarakat berharap BPJS tidak hanya berorientasi pada aspek kalkulasi keuntungan semata, melainkan juga menumbuhkan rasa empati dalam menanggung biaya pengobatan.
Transparansi dan kemudahan akses klaim biaya berobat menjadi harapan besar bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada program jaminan kesehatan nasional tersebut.
Melalui sinkronisasi kebijakan antara instansi terkait, diharapkan keresahan warga mengenai sulitnya akses berobat dan fasilitas pendidikan yang minim dapat segera teratasi. Transformasi pelayanan publik yang lebih humanis dan responsif akan menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam menyejahterakan rakyatnya. Komitmen dari seluruh elemen, mulai dari tenaga medis hingga penyelenggara jaminan kesehatan, sangat dinantikan untuk membawa perubahan nyata di lapangan.
ZR
Berita Utama
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .
-
Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2026-2031 resmi dilantik dan . . .

















