Dislutkan Kalteng Gelar Rakor Program dan Sinkronisasi Data Kelautan dan Perikanan Se-Kalteng 2024

potret kalteng 01 Nov 2024, 14:33:04 WIB PEMPROV KALTENG
Dislutkan Kalteng Gelar Rakor Program dan Sinkronisasi Data Kelautan dan Perikanan Se-Kalteng 2024

Keterangan Gambar : Plh. Kepala Dislutkan Nita Fera saat membuka Rakor Program dan Sinkronisasi Data KP Se-Kalteng Tahun 2024


PALANGKARAYA,

POTRETKALTENG.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Program dan Sinkronisasi Data Kelautan dan Perikanan Se-Kalimantan Tengah pada 30-31 Oktober 2024. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dislutkan Kalteng ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam rangka mewujudkan pengelolaan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing.


Baca Lainnya :

Rakor ini dibuka oleh Plh. Kepala Dislutkan Prov. Kalteng, Nita Fera. Dalam sambutannya, Perencana Ahli Muda Dislutkan Kalteng, Belyada Kris Anggen, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk mencapai target-target pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang telah ditetapkan. “Sinergisitas dan kesamaan persepsi antara semua pemangku kepentingan sangat penting dalam pencapaian indikator kinerja utama sektor kelautan dan perikanan,” ujar Belyada.


Dalam perencanaan pembangunan daerah Kalteng, salah satu indikator yang menjadi fokus adalah kontribusi sektor perikanan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Pada tahun 2025, kontribusi sektor perikanan diharapkan mencapai 1,89%, sementara Indeks Ekonomi Biru Indonesia yang mencakup sektor kelautan dan perikanan ditargetkan sebesar 27,75%.


Belyada menjelaskan bahwa untuk mencapai target-target tersebut, berbagai program strategis telah disusun. Beberapa program tersebut antara lain Pengembangan Kampung Perikanan Modern dengan komoditas ekspor seperti Udang, Betutu, dan Patin; modernisasi pelabuhan perikanan; pengembangan tata kelola perikanan tangkap; serta implementasi sistem penangkapan ikan terukur dan pengelolaan perizinan kapal berbasis teknologi informasi (IT). Program lain yang juga menjadi fokus adalah penguatan sektor hilir, termasuk pembangunan cold storage, pabrik es, dan unit pengolahan ikan.


“Program-program strategis ini mencakup seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk saling bersinergi dan berkolaborasi dalam melaksanakan program-program tersebut,” tambahnya.


Narasumber dari Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Setiyo Riswanto, mengungkapkan bahwa komitmen Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan sangat mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mencapai swasembada pangan dan energi. Setiyo menjelaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam mendukung program gizi nasional, khususnya melalui swasembada ikan.


“Menteri Sakti Wahyu Trenggono berkomitmen penuh dalam memastikan tata kelola sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, serta mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan kedaulatan pangan yang kuat,” ujar Setiyo.


Kepala Dislutkan Prov. Kalteng, H. Darliansjah, berharap kegiatan Rakor ini dapat menghasilkan kebijakan dan arahan yang berpihak pada masyarakat, terutama mereka yang berada di bawah garis kemiskinan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat dihasilkan kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, sehingga sasaran pembangunan pada 2025 dapat tercapai dengan baik,” ujar H. Darliansjah.


Melalui rakor ini, Dislutkan Kalteng berkomitmen untuk terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah, dengan mengutamakan keberlanjutan, inovasi, serta kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Di akhir kegiatan, diharapkan hasil yang diperoleh akan membawa dampak positif bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang lebih baik di masa depan.(yin)



mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment