- BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
- Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
- Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
- Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
- Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026 Disiapkan
- Pemprov Kalteng Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026, Libatkan 54 Peserta Terbaik
- Buka Rakor TEPRA, Wagub Ingatkan Penyerapan Anggaran Bukan Sekadar Kejar Target
- PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
- Kodam Tambun Bungai Siapkan Simulasi Ledakan dan Penutupan Jalan Peringati HUT ke-1
- SMAN 1 Palangka Raya Rayakan HUT ke-67, Luncurkan Buku Antologi Bertema Lingkungan
BPBPK Kalteng Gelar Rakor Perencanaan Penanggulangan Bencana Daerah Se-Kalteng

Keterangan Gambar : Ahmad Toyib saat Acara Rakor
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com– Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan Penanggulangan Bencana Daerah Se-Kalimantan Tengah pada Senin (4/11/2024) di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya. Rakor ini dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.
Baca Lainnya :
- Dinas TPHP Kalteng Apresiasi Inisiatif Masyarakat dalam Pengembangan Ketahanan Pangan Daerah0
- Kepala BKD Prov. Kalteng Harapkan Pj Sekda Palangka Raya Tingkatkan Kinerja Pemerintahan0
- Kadisbun Prov. Kalteng: MTQ KORPRI Sebagai Sarana Menciptakan ASN Unggul dan Berakhlak0
- Badan Kesbangpol Prov. Kalteng Gelar Dialog Kebersamaan dalam Keberagaman0
- BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah Gelar Rakor dan Evaluasi Forum Pengurangan Risiko Bencana0
Sekretaris BPBPK Prov. Kalteng, Agus Suyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Beberapa bencana yang telah terjadi di wilayah ini antara lain tanah longsor, banjir, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta cuaca ekstrem seperti angin puting beliung dan gelombang ekosistem air pasang (ROB). Selain itu, bencana sosial, epidemi, dan wabah penyakit juga turut menjadi ancaman serius.
“Berdasarkan pemantauan dan analisis Indeks Risiko Bencana di Kalimantan Tengah pada 14 kabupaten/kota, tahun 2023 tercatat angka 121,71, yang menunjukkan kategori risiko sedang. Meski demikian, kejadian bencana masih sering terjadi dan dapat mengancam masyarakat dengan kerusakan material dan korban jiwa,” ujar Agus.
Sinergi untuk Penanggulangan Bencana yang Lebih Baik
Agus menambahkan bahwa tujuan dari rakor ini adalah untuk memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan sinergi antara kebijakan, program, dan kegiatan penanggulangan bencana, meliputi pencegahan, mitigasi, tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Rakor ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan potensi yang ada, baik struktural maupun non-struktural, guna melindungi kepentingan masyarakat, meminimalkan korban, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.
“Rakor ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam perencanaan penanggulangan bencana untuk periode 2025-2029,” tambah Agus.
Tantangan Kalimantan Tengah dalam Penanggulangan Bencana
Kepala Pelaksana BPBPK Prov. Kalteng, Ahmad Toyib, yang mewakili Plt. Sekretaris Daerah Prov. Kalteng, menyampaikan bahwa tantangan utama bagi Kalimantan Tengah adalah luas wilayah dan kondisi geografis yang khas, seperti dataran gambut. Ia menekankan pentingnya pengelolaan lahan gambut untuk mencegah kebakaran hutan dan banjir yang sering terjadi. Pemerintah Daerah dan masyarakat juga telah mengajukan tuntutan pengelolaan lahan gambut, khususnya dalam sektor perkebunan dan kehutanan.
“Provinsi Kalimantan Tengah memiliki dataran gambut yang rawan terbakar dan terendam banjir. Oleh karena itu, pengelolaan lahan gambut yang baik sangat penting untuk mengurangi potensi bencana tersebut,” jelas Ahmad Toyib.
Analisis Risiko Bencana di Kalimantan Tengah
Berdasarkan kajian risiko bencana yang dilakukan, setiap jenis bencana di Kalimantan Tengah menunjukkan tingkat risiko yang bervariasi. Beberapa bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, kekeringan, serta tanah longsor, memiliki tingkat risiko tinggi. Sementara itu, bencana seperti gempa bumi, tsunami, serta wabah penyakit memiliki tingkat risiko rendah.
“Sejak 1999 hingga 2023, Kalimantan Tengah telah mengalami berbagai bencana, termasuk banjir, cuaca ekstrem, abrasi, kekeringan, tanah longsor, dan kebakaran hutan dan lahan. Khususnya, banjir dan kebakaran lahan dan hutan terjadi hampir setiap tahun, dengan kejadian besar pada tahun 2015 dan 2019,” kata Ahmad Toyib.
Harapan untuk Sinergi yang Lebih Baik
Ahmad Toyib berharap rakor ini dapat memperkuat pemahaman dan koordinasi di antara pemerintah daerah dalam perencanaan penanggulangan bencana. “Dengan mempertimbangkan potensi bencana yang ada dan berdasarkan peraturan yang berlaku, kami berharap kegiatan penanggulangan bencana di Kalimantan Tengah dapat lebih terkoordinasi, terpadu, dan menyeluruh,” ungkapnya.
Pemateri dan Narasumber
Pada kesempatan ini, rakor menghadirkan narasumber yang berkompeten, seperti Eli Setiyawati dari Kabag Penyusunan Program dan Anggaran Biro Perencanaan BNPB, serta Frederick Simatupang dari Dirjen Bina Adwil Direktorat MPBK Kementerian Dalam Negeri RI. Selain itu, turut hadir pula pejabat administrator, pengawas, dan JF di lingkungan BPBPK Prov. Kalteng.
Melalui pertemuan ini, diharapkan kebijakan penanggulangan bencana yang diterapkan dapat lebih terkoordinasi, efektif, dan adaptif terhadap tantangan yang dihadapi, serta dapat melindungi masyarakat Kalimantan Tengah dari dampak bencana yang semakin kompleks.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus penguatan program . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, meninjau langsung pelaksanaan pelayanan administrasi . . .
-
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji . . .
-
PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM — Pihak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok akhirnya menandatangani surat pernyataan komitmen untuk menghentikan pemadaman listrik secara . . .

















