- Wabup Dodo Dorong APDESNAS Kapuas Jadi Wadah Penguatan Peran BPD dan Kemajuan Desa
- Bupati Kapuas Lantik 19 Pejabat Desa, Tekankan Pengelolaan Pemerintahan yang Akuntabel
- MAHASISWA GERUDUK KANTOR GUBERNUR KALTENG, DIDA PRAMIDA BAWA 4 TUNTUTAN KARHUTLA
- TUNTUT PENANGANAN KARHUTLA,RATUSAN MAHASISWA DEMO DI KANTOR GUBERNUR KALTENG
- DISDIK KALTENG TERAPKAN PEMBELAJARAN DI RUMAH
- GUBERNUR AGUSTIAR TURUNKAN PASUKAN ASN JADI RELAWAN KARHUTLA
- PODSI-KAGAMA Kalteng Dilantik, Gubernur Pasang Target Besar: Prestasi Dayung hingga SDM Unggul
- TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA, SEKOLAH SMA, SMK DAN SKh DI KALTENG MULAI PJJ 31 AGUSTUS
- Hari Pertama Magang, Mahasiswa Fakultas Hukum Kenali Dunia Kerja Jurnalistik di Potret Kalteng
- Keselamatan Siswa atau MBG? Pernyataan Kadisdik Kalteng Picu Polemik di Tengah Kabut Asap
Dishub Kalteng Jembatani Driver Online dan Aplikator, Dorong Tarif Baru Diterapkan

Keterangan Gambar : Kepala Dishub Kalteng, Yulindra Dedy. (Foto:Yariyanto)
Baca Lainnya :
- BBM Jenis Pertalite Mulai Mengalami Kelangkaan di Buntok0
- Masih Nekat Berjualan, Puluhan Gerobak Terpaksa di Tindak Petugas0
- Pemkab Gunung Mas Laksanakan Penilaian Lomba Inovas Perangkat Daerah Tahun 20220
- Antrean Panjang di SPBU Tak Pengaruhi Harga dan Stok Bahan Pokok di Palangka Raya0
- Konsisten Ciptakan Pengusaha Muda, HIPMI Kota Palangkaraya Audiensi Dinas PTSP Kota Palangkaraya0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah menerima aspirasi komunitas driver online se-Kalteng terkait usulan kenaikan tarif batas bawah. Pemerintah daerah berupaya menjadi penghubung antara pengemudi dan aplikator agar kebijakan tarif nantinya dapat diterapkan secara efektif.
Kepala Dishub Kalteng, Yulindra Dedy, mengatakan pihaknya telah mendengarkan langsung aspirasi para pengemudi, khususnya terkait upaya meningkatkan kesejahteraan melalui penyesuaian tarif.
“Kita menerima kawan-kawan dari driver mendengarkan aspirasi mereka berkenaan dengan upaya peningkatan kesejahteraan kawan-kawan,” ujar Yulindra saat ditemui di Kantor Dishub Kalteng, Rabu (26/8).
Ia menjelaskan, pemerintah provinsi telah menerima masukan mengenai keinginan driver untuk menaikkan tarif dasar. Namun, implementasi tarif tersebut pada akhirnya juga bergantung pada kepatuhan perusahaan aplikator.
“Peran kami untuk provinsi adalah menjembatani ini, menjembatani apa yang menjadi harapan kawan-kawan driver dengan pihak aplikator,” katanya.
Menurut Yulindra, terdapat sejumlah aplikator yang beroperasi di Kalteng, di antaranya Maxim, Grab dan Gojek. Karena itu, pemerintah ingin memastikan seluruh aplikator memiliki pemahaman dan komitmen yang sama terhadap kebijakan daerah.
Ia mengakui, penerapan kebijakan tarif di sejumlah daerah lain menjadi pembelajaran bagi Pemprov Kalteng. Sebab, keputusan pemerintah daerah tidak selalu diterapkan secara seragam oleh seluruh aplikator.
“Kalau keputusan-keputusan daerah itu tidak semuanya ditaati oleh aplikator, sehingga akhirnya terjadi persaingan bisnis. Apa yang ditetapkan oleh Pemda itu akhirnya tidak berjalan efektif karena aplikator tidak semuanya melaksanakan,” jelasnya.
Yulindra mencontohkan, terdapat daerah yang telah menetapkan tarif dasar sekitar Rp4.000. Namun, hanya sebagian aplikator yang menerapkannya, sementara aplikator lainnya tidak mengikuti ketentuan tersebut.
Akibatnya, kebijakan tersebut hanya berjalan dalam waktu singkat sebelum akhirnya kembali mengikuti ketentuan yang ditetapkan masing-masing aplikator.
“Contoh ada salah satu provinsi sudah ditetapkan tarif dasarnya Rp4.000. Yang menerapkan hanya Gojek sama Grab, Maxim tidak. Akhirnya hanya berlaku dua bulan, kembali lagi mengikuti regulasi yang dibuat oleh aplikator,” ungkapnya.
Karena itu, Dishub Kalteng mendorong agar perusahaan aplikator yang beroperasi di Kalteng memiliki kantor atau perwakilan resmi di daerah. Keberadaan kantor tersebut dinilai penting untuk mempermudah koordinasi sekaligus memastikan kebijakan pemerintah dapat dikomunikasikan secara langsung kepada aplikator.
“Nah, ini salah satu yang kita upayakan adalah bagaimana aplikator-aplikator yang ada ini pertama harus wajib dulu punya kantor di Kalimantan Tengah,” tegas Yulindra.
Ia menyebut saat ini keberadaan kantor aplikator di Kalteng masih terbatas. Bahkan, menurutnya, yang tersedia di daerah lebih banyak berupa satuan tugas, sementara keberadaan kantor resmi belum merata.
“Kita dorong agar apa yang menjadi kebijakan daerah pada saat ini bisa diterapkan oleh aplikator-aplikator yang ada di daerah,” pungkasnya. (Yz)
Berita Utama
-
Hari Pertama Magang, Mahasiswa Fakultas Hukum Kenali Dunia Kerja Jurnalistik di Potret Kalteng
Hari Pertama Magang, Mahasiswa Fakultas Hukum Kenali Dunia Kerja Jurnalistik di Potret Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Program Studi Magang/MBKM Tahun 2026 bagi mahasiswa Fakultas Hukum resmi dimulai, Senin (31/8/2026). Pada hari perdana, mahasiswa . . .
-
Keselamatan Siswa atau MBG? Pernyataan Kadisdik Kalteng Picu Polemik di Tengah Kabut Asap
Keselamatan Siswa atau MBG? Pernyataan Kadisdik Kalteng Picu Polemik di Tengah Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo terkait kebijakan sekolah di tengah kabut asap . . .
-
TUNTUT PENANGANAN KARHUTLA,RATUSAN MAHASISWA DEMO DI KANTOR GUBERNUR KALTENG
TUNTUT PENANGANAN KARHUTLA,RATUSAN MAHASISWA DEMO DI KANTOR GUBERNUR KALTENG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (31/8/2026). Aksi tersebut . . .
-
TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA, SEKOLAH SMA, SMK DAN SKh DI KALTENG MULAI PJJ 31 AGUSTUS
TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA, SEKOLAH SMA, SMK DAN SKh DI KALTENG MULAI PJJ 31 AGUSTUS
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/daring bagi satuan pendidikan SMA, SMK, dan . . .
-
MAHASISWA GERUDUK KANTOR GUBERNUR KALTENG, DIDA PRAMIDA BAWA 4 TUNTUTAN KARHUTLA
MAHASISWA GERUDUK KANTOR GUBERNUR KALTENG, DIDA PRAMIDA BAWA 4 TUNTUTAN KARHUTLA
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (31/8/2026).Aksi tersebut . . .

















