- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
APBD 2026 Terancam Turun, DPRD Minta Pemprov Selektif Tentukan Program

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ancaman penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah tahun 2026 membuat DPRD meminta pemerintah provinsi lebih berhati-hati dalam menentukan program pembangunan. DPRD menekankan pentingnya memperketat skala prioritas, terutama bila Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat belum juga disalurkan.
Baca Lainnya :
- Semarak HUT Barsel, 80 Ribu Paket Makanan Dibagikan Gratis0
- Semarak HUT Barsel, 80 Ribu Paket Makanan Dibagikan Gratis0
- Makan Gratis HUT Barsel Jadi Ajang Promosi UMKM Lokal0
- Festival Budaya dan Expo Barsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal0
- Pemkab Barsel Apresiasi Kesuksesan Festival Dahani Dahanai0
Anggota DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, menuturkan bahwa tidak semua program bisa dipenuhi sekaligus. Menurutnya, prioritas harus diberikan pada kebutuhan yang mendesak. “Infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan adalah hal yang harus diutamakan,” katanya, Selasa (23/9).
Freddy menyatakan DPRD mendukung penuh langkah Pemprov dalam menagih kekurangan setoran DBH ke pemerintah pusat. Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga agar target APBD tetap terpenuhi dan pembangunan tidak tersendat.
Ia menilai, tahun pertama pemerintahan saat ini adalah periode krusial yang membutuhkan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran.
Karena itu, Pemprov Kalteng didorong untuk memaksimalkan potensi penerimaan DBH agar visi misi pembangunan daerah tetap dapat terlaksana.
“Pembangunan harus tetap berjalan meski APBD mengalami penurunan. Kita mendukung penuh Pemprov untuk mengejar kekurangan DBH dari pusat karena peluang itu memang ada,” ujar Freddy menegaskan.
AJ
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















