- DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
- Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
- Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
- Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
- Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
- Cegah Pelanggaran Prajurit, Subdenpom XVIII/1-3 Kaimana Gelar Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Galian, Tim SAR Lakukan Evakuasi
- DPD LSr LPMT Kapuas Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Budi Sejahtera, Wujud kepedulian untk an
2026, Dana Transfer Pusat ke Barito Utara Turun Drastis

Keterangan Gambar : Foto Sekda Barito Utara, Drs Muhlis
Baca Lainnya :
- Wabup Katingan Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat di Hari Jantung Sedunia0
- Hari Jantung Sedunia di Katingan Dimeriahkan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis0
- Pimpinan DPRD Kapuas Terima Audensi KPU dan Bawaslu Terkait Evaluasi Pemilu0
- DPRD Kota Banjarmasin Lakukan Koordinasi dengan DPRD Kalteng, Bahas Agenda Strategis Daerah0
- DPRD Kalteng Terima Kunjungan DPRD Banjarmasin untuk Perkuat Sinergi Antarlembaga0
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kabupaten Barito Utara dipastikan menghadapi tantangan besar pada tahun anggaran 2026. Dana transfer dari pemerintah pusat yang sebelumnya mencapai Rp1,7 triliun, anjlok tajam menjadi hanya Rp490 miliar.
Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs Muhlis, mengungkapkan penurunan ini erat kaitannya dengan turunnya produksi batu bara yang berimbas langsung pada pendapatan sektor Minerba. Kondisi tersebut, katanya, turut menekan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tentu saja ini akan sangat berpengaruh. Karena itu, tahun 2026 kita akan fokus pada efisiensi anggaran,” ujar Muhlis usai membuka Simposium Nasional Masyarakat Adat di Balai Antang, awal pekan lalu.
Meski begitu, APBD Barito Utara tahun depan masih berada di angka Rp1,8 triliun, meski jauh berkurang dibanding APBD 2025 yang mencapai Rp3,6 triliun setelah perubahan. “Artinya kita kehilangan sekitar Rp1,8 triliun. Banyak program dan kegiatan harus dievaluasi serta disesuaikan dengan kondisi keuangan,” pungkasnya.
RH
Berita Utama
-
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan tempat ibadah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . . .
-
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan . . .
-
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Jalan . . .
-
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memastikan pemenuhan hak serta . . .
-
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
LAMANDAU, POTRETKALTENG.COM - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamandau secara resmi mendirikan Front Siswa Marhaenis GMNI . . .

















