- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
- Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan, DP3APPKB Kalteng Gelar Pelatihan SIMFONI PPA

Keterangan Gambar : Linae saat memberikan sambutan
PALANGKARAYA,
Baca Lainnya :
- Komisi III DPRD Gumas Lakukan Kunjungan Konsolidasi di Dua Dinas Provinsi0
- Pemprov Kalteng Serahkan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 ke DPRD0
- DPRD Kalteng Gelar Rapat Paripurna Kelima Masa Persidangan III Tahun 20250
- Agenda DPRD Kalteng Fokus Bahas Raperda dan Persiapan Anggaran Perubahan0
- Banmus DPRD Kalteng Tetapkan Jadwal dan Agenda Dewan Juni 20250
POTRETKALTENG.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) terus berkomitmen memperkuat sistem perlindungan terhadap perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.
Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, DP3APPKB Provinsi Kalteng menyelenggarakan Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan menggunakan aplikasi SIMFONI PPA. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dimulai pada Senin (14/7/2025), bertempat di Royal Crown, lantai 3 Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya.
Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas petugas layanan, operator, dan admin di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota dalam mengoperasikan aplikasi SIMFONI PPA—sebuah sistem digital yang digunakan untuk mencatat dan melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara terintegrasi.
Kepala DP3APPKB Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sistem data yang akurat, terkini, dan terstruktur sebagai dasar dalam perumusan kebijakan perlindungan perempuan dan anak.
“Data adalah fondasi dari kebijakan yang adil dan tepat sasaran. Melalui SIMFONI PPA, kita tidak hanya mencatat angka, tetapi juga menangkap kondisi nyata di lapangan secara detail, mulai dari profil korban, jenis kekerasan, hingga lokasi dan pelaku,” ujar Linae.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengelolaan data masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum merata, serta kurangnya koordinasi antar lembaga.
“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi seluruh peserta dalam pengelolaan sistem. Dengan begitu, proses pencatatan dan pelaporan bisa dilakukan secara maksimal, cepat, dan real-time,” tambahnya.
Linae juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi garda terdepan dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak di Kalimantan Tengah.
“Mari kita pastikan tidak ada korban kekerasan yang terabaikan. Dengan data yang kuat, kita bisa memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh dan responsif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Jumrah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari amanat regulasi nasional serta kebutuhan daerah untuk memiliki sistem informasi yang lebih akurat dalam menangani kasus kekerasan.
Pelatihan ini merujuk pada Peraturan Menteri PPPA Nomor 2 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak. Sebanyak 29 peserta dari DP3APPKB provinsi, kabupaten/kota, serta unit layanan teknis turut ambil bagian dalam pelatihan ini.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan para admin dan operator SIMFONI mampu mencatat dan melaporkan kasus kekerasan secara digital dengan benar dan terukur, guna mendukung penyusunan kebijakan serta pengambilan keputusan yang tepat,” ungkap Jumrah.
Para peserta juga mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber berkompeten, di antaranya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI, Ditreskrimum Renakta Polda Kalteng, Dewan Adat Dayak, praktisi psikologi, serta pranata komputer dari DP3APPKB Kalteng.
Melalui metode pelatihan berbasis praktik dan diskusi, peserta diajak memahami pentingnya pendekatan berbasis korban dan peran strategis data dalam menjamin keadilan serta perlindungan yang lebih efektif bagi perempuan dan anak.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .
-
Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2026-2031 resmi dilantik dan . . .

















