- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Perangkat Daerah Tidak Penuhi Target PAD Harus Dievaluasi

Keterangan Gambar : FOTO : DPRD GUNUNG MAS/POTRET KALTENG PANDANGAN UMUM : Juru Bicara Fraksi Gerakan Nasional DPRD Kabupaten Gumas Rayaniatie Djangkan, ketika menyampaikan pandangan umum pada pada rapat paripurna ke-2 masa persidangan I tahun sidang 2025, Senin, 25 Agustus 2025.
KUALA KURUN, POTRETKALTENG.COM - Fraksi Gerakan Nasional di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), meminta dilakukan evaluasi terhadap jajaran perangkat daerah, yang realisasi pendapatan asli daerah (PAD) tidak sesuai dengan fakta integritas dan target. Ini dalam rangka menuju Tambun Bungai Mandiri.
Baca Lainnya :
- Kepala Sekolah Harus Dievaluasi Kalau Tidak Serius Bekerja0
- Muhammad Enrico Hamlizar Tulis, S.H., M.H. Resmi Terpilih Sebagai Ketua PW Sapma Kalteng0
- Wabup Kapuas Beri Motivasi Purna Paskibraka Tahun 20240
- Wabup Kapuas Pimpin Purnapaskibraka Kunjungi IPDN Jatinangor0
- Muswil III Sapma PP Kalteng, Dorong Pemuda Jadi Pemimpin Masa Depan0
"Harus dilakukan evaluasi, karena kalau target PAD tidak tercapai, maka akan berpengaruh di program dan kegiatan yang sudah dirancang dalam APBD murni maupun perubahan," ucap Juru Bicara Fraksi Gerakan Nasional DPRD Kabupaten Gumas Rayaniatie Djangkan, Senin, 25 Agustus 2025.
Di samping itu, kata dia, juga diminta kepada dinas pendidikan, kepemudaan dan olahraga (disdikpora) setempat, agar melakukan inventarisasi yang detail terkait data sarana prasarana pendidikan di seluruh sekolah.
"Hasil inventarisasi tersebut akan menjadi bahan untuk dibuatkan program/kegiatan di tahun 2026, dalam rangka mendukung program Tambun Bungai Cerdas," jelasnya.
Selanjutnya, dinas pertanian serta dinas perikanan dan ketahanan pangan diminta untuk menyediakan sarana dan prasarana kepada petani berupa pupuk, benih, bibit dan sarana produksi pertanian, serta mengoptimalkan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan).
"Penyediaan sarana dan prasarana itu dalam rangka mendukung ketahanan pangan menuju terwujudnya swasembada pangan, sesuai dengan RPJMD tahun 2025-2029," terangnya.
Terpisah, Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing menyampaikan, pihaknya sepakat untuk dilakukan evaluasi bagi perangkat daerah yang masih belum mencapai target PAD. Apalagi telah ditandatangani pakta integritas oleh perangkat daerah.
"Jika target PAD tidak tercapai, akan mempengaruhi program/kegiatan yang sudah dianggarkan dalam mendukung program Tambun Bungai Mandiri. Saat ini, realisasi PAD mencapai 56,40 persen," ujarnya.
Terkait inventarisasi sarana prasarana pendidikan, dari disdikpora sudah membuat database kondisi sarana prasarana sekolah, yakni rehab rumah dinas guru dan bangun baru, ruang kelas dan tambah ruang, rehab toilet baru, pembangunan ruang guru, ruang laboratorium komputer, pengadaan kursi meja peserta didik, serta pengadaan komputer sekolah tahun 2026.
"Penanganan sarana prasarana sekolah itu dengan nilai Rp33.493.750.000, yang meliputi dana fisik, perencanaan hingga pengawasan," tuturnya.
Kemudian, dinas pertanian juga siap memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana ke petani yakni pupuk, benih, bibit dan sarana produksi pertanian. Hal itu sejalan dengan salah satu program Tambun Bungai Mandiri, yaitu optimalisasi lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), peningkatan produksi pangan, peternakan, perkebunan dan perikanan.
"Semua itu akan mendapat dukungan stakeholder lain seperti Polri, TNI, Bulog dan pihak terkait untuk menjamin pertanian yang ada berjalan holistik, dari hulu dan hilir," tukasnya.
(Red)
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















