- Kabar Duka, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Jhon Pita Kadang Meninggal Dunia
- Digugat Terkait Isu Papan Tulis Interaktif, Gubernur Kalteng Hormati Proses Hukum
- Bupati Wiyatno Lepas Ratusan Rider Trail Adventure, Ajang Silaturahmi dan Olahraga Positif
- Modus Pura-Pura Mogok, Pencuri Motor di Kapuas Ringkus Tim Resmob Usai Tipu Mahasiswa
- Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
- Transformasi Paradigma Hukum Pidana Indonesia: Dari Keadilan Retributif Menuju Keadilan Korektif dan
- Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
- Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
- 40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
- Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Pentingnya Membangun Infrastruktur Pertanian yang Memadai di Palangka Raya

PotretKalteng.com,
Palangka Raya – Pejabat Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menegaskan
komitmen Pemerintah Kota (Pemko) dalam membenahi infrastruktur pertanian yang
memadai untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di daerah.
Infrastruktur
yang baik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan
kesejahteraan petani.
Baca Lainnya :
- PJ Wali Kota Tinjau Rencana Perbaikan TPA Bukit Tunggal0
- Jelang Pilkada, Rutan Palangka Raya Komitmen Penuhi Hak Pilih Warga Binaan0
- Diskominfo Palangka Raya Raih Penghargaan atas Kontribusi di Platform KIM0
- PJ Wali Kota Palangka Raya: Kolaborasi Penting untuk Menjaga Keamanan Jelang Pilkada0
- Subandi dan Nenie Adriati Resmi Memimpin DPRD Palangka Raya0
Hera Nugrahayu mengungkapkan bahwa upaya ini tidak
berjalan sendiri.
Pemko
Palangka Raya mendapatkan dukungan dari Kementerian Pertanian serta Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah
(Kalteng) dalam mewujudkan infrastruktur pertanian yang lebih baik.
"Kami
berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan sektor
pertanian, mulai dari jalan akses hingga fasilitas penyimpanan hasil
pertanian," ujarnya.
Pembangunan
infrastruktur pertanian yang memadai sangat penting untuk menjamin kelancaran
distribusi hasil pertanian, serta memudahkan petani dalam mengakses sumber daya
dan teknologi terbaru.
Dengan
adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Palangka Raya bisa menjadi
daerah yang unggul dalam sektor pertanian.
Bagi
yang ingin mengikuti perkembangan terbaru tentang kebijakan dan inisiatif
pemerintah kota dalam bidang pertanian, kunjungi portal berita kami di potretkalteng.com.
Berita Utama
-
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 18 April 2026. Penyesuaian ini mencakup sejumlah . . .
-
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, salah satunya bantuan sosial Kartu Huma Betang . . .
-
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan temu wartawan bersama organisasi pers sebagai upaya mempererat sinergi . . .
-
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
MAGELANG, POTRETKALTENG.COM – Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah dari seluruh Indonesia berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti agenda . . .
-
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
PALANGKA RAYA, POTRETKALTEG.COM -Hukum pidana tidak lahir di ruang hampa. Ia adalah cerminan dari nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat pada masanya. Namun, fenomena . . .

















