- Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
- Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
- Pesan Tegas Pj Sekda: ASN Harus Jujur, Amanah, dan Rendah Hati
- Wagub Kalteng Hadiri Silaturahmi Pangdam, Sinergi Kalteng–Kalsel Makin Solid
- Pemprov Kalteng Upayakan Kemudahan Izin dan Penetapan WPR bagi Pertambangan Rakyat
- Sepakat Musyawarah, PT SGM Siap Bayarkan Kompensasi PHK kepada Tiga Warga Barito Timur
- BPBD Barito Utara Evakuasi Pasien dan Tenaga Medis Pasca Insiden Ambulans Terguling di Lintas Murung
- SEMMI Kalteng Desak Evaluasi Korwil BGN Palangka Raya terkait Program MBG
- Gelar Event Bergengsi, Panitia BKTA #4 Targetkan Ratusan Rider Taklukkan Lintasan Ekstrem Kapuas
- APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
Kepala BPSDM Kalteng Jadi Narasumber pada Post Assessment Polda Kalteng

Keterangan Gambar : Rahmawati, pada saat memaparkan materinya di hadapan peserta pelatihan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, menjadi narasumber dalam acara Post Assessment yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah. Acara yang berlangsung di Hotel Bahalap, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, pada Jumat (8/11/2024), mengusung materi tentang Kompetensi Manajemen Konflik dan dihadiri oleh anggota kepolisian serta pejabat terkait.
Baca Lainnya :
- DP3APPKB Prov. Kalteng Terima Kunjungan Tim Densus 88 Anti Teror Polri0
- Gelar Seni Budaya Kalimantan Tengah Meriahkan MTQ VII KORPRI, Gubernur Cup Persembahkan Pesona Etnik0
- Kadis PMD Kalteng Hadiri Kalteng Bersholawat di Seruyan, Harap Pemupukan Solidaritas dan Silaturahmi0
- Dislutkan Kalteng Ikuti Jalan Sehat Bersama Gubernur Kalteng di Kotim0
- KPU Prov. Kalteng Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 20240
Dalam sesi tersebut, Rahmawati menyampaikan pentingnya penguasaan manajemen konflik bagi aparat kepolisian. Ia menjelaskan bahwa kemampuan untuk menangani konflik secara efektif sangat diperlukan, mengingat tantangan yang sering muncul di lapangan dapat melibatkan ketegangan antara berbagai pihak.
“Manajemen konflik bukan hanya tentang menyelesaikan masalah, tetapi juga untuk membangun dan menjaga hubungan baik antara polisi dan masyarakat,” ujar Rahmawati.
Selanjutnya, Rahmawati menjelaskan lima gaya manajemen konflik yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, antara lain:
1. Gaya Penghindaran (Avoiding) – Menghindari konflik dengan tidak mengambil tindakan. Meskipun bisa meredakan ketegangan sementara, gaya ini tidak menyelesaikan masalah dan bisa memperburuk keadaan.
2. Gaya Penyerahan (Accommodating) – Mengutamakan kepentingan pihak lain untuk meredakan konflik. Gaya ini efektif dalam beberapa situasi, namun penggunaan berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak dihargai.
3. Gaya Kompetisi (Competing) – Menekankan pada kemenangan satu pihak. Gaya ini berguna dalam situasi darurat, tetapi dapat merusak hubungan antar pihak.
4. Gaya Kolaborasi (Collaborating) – Semua pihak bekerja sama untuk menemukan solusi yang saling menguntungkan. Meskipun memerlukan waktu dan usaha, gaya ini cenderung menghasilkan hasil yang lebih memuaskan dan memperkuat hubungan.
5. Gaya Kompromi (Compromising) – Kedua pihak membuat konsesi untuk mencapai kesepakatan. Gaya ini efektif dan cepat, terutama ketika kepentingan kedua belah pihak relatif seimbang.
Rahmawati berharap, dengan pemahaman yang lebih baik tentang kelima gaya manajemen konflik ini, anggota kepolisian dapat menangani situasi konflik dengan lebih efektif dan menciptakan hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat.
“Melalui pemahaman dan penerapan manajemen konflik yang tepat, diharapkan anggota kepolisian dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta mempererat hubungan dengan masyarakat Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Selain itu, acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang lebih aman dan harmonis di wilayah Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melakukan langkah preventif serius dengan . . .
-
Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Unsur Tripika Kecamatan Kapuas Hulu menghentikan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sekitar Jembatan Sei Hanyo karena . . .
-
Gelar Event Bergengsi, Panitia BKTA #4 Targetkan Ratusan Rider Taklukkan Lintasan Ekstrem Kapuas
Gelar Event Bergengsi, Panitia BKTA #4 Targetkan Ratusan Rider Taklukkan Lintasan Ekstrem Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Kabupaten Kapuas kembali bersiap memanjakan para pecinta olahraga ekstrem melalui event bergengsi Bupati Kapuas Trail Adventure . . .
-
BPBD Barito Utara Evakuasi Pasien dan Tenaga Medis Pasca Insiden Ambulans Terguling di Lintas Murung
BPBD Barito Utara Evakuasi Pasien dan Tenaga Medis Pasca Insiden Ambulans Terguling di Lintas Murung
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Sebuah insiden kecelakaan tunggal menimpa ambulans milik UPT Puskesmas Butong, Kabupaten Barito Utara, di ruas jalan KM 68 wilayah . . .
-
Pemprov Kalteng Upayakan Kemudahan Izin dan Penetapan WPR bagi Pertambangan Rakyat
Pemprov Kalteng Upayakan Kemudahan Izin dan Penetapan WPR bagi Pertambangan Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri audiensi bersama Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah di DPRD . . .

















