- DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
- BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
- Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
- Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
- Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
- Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026 Disiapkan
- Pemprov Kalteng Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026, Libatkan 54 Peserta Terbaik
- Buka Rakor TEPRA, Wagub Ingatkan Penyerapan Anggaran Bukan Sekadar Kejar Target
- PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
- Kodam Tambun Bungai Siapkan Simulasi Ledakan dan Penutupan Jalan Peringati HUT ke-1
Kepala BPSDM Kalteng Jadi Narasumber pada Post Assessment Polda Kalteng

Keterangan Gambar : Rahmawati, pada saat memaparkan materinya di hadapan peserta pelatihan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, menjadi narasumber dalam acara Post Assessment yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah. Acara yang berlangsung di Hotel Bahalap, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, pada Jumat (8/11/2024), mengusung materi tentang Kompetensi Manajemen Konflik dan dihadiri oleh anggota kepolisian serta pejabat terkait.
Baca Lainnya :
- DP3APPKB Prov. Kalteng Terima Kunjungan Tim Densus 88 Anti Teror Polri0
- Gelar Seni Budaya Kalimantan Tengah Meriahkan MTQ VII KORPRI, Gubernur Cup Persembahkan Pesona Etnik0
- Kadis PMD Kalteng Hadiri Kalteng Bersholawat di Seruyan, Harap Pemupukan Solidaritas dan Silaturahmi0
- Dislutkan Kalteng Ikuti Jalan Sehat Bersama Gubernur Kalteng di Kotim0
- KPU Prov. Kalteng Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 20240
Dalam sesi tersebut, Rahmawati menyampaikan pentingnya penguasaan manajemen konflik bagi aparat kepolisian. Ia menjelaskan bahwa kemampuan untuk menangani konflik secara efektif sangat diperlukan, mengingat tantangan yang sering muncul di lapangan dapat melibatkan ketegangan antara berbagai pihak.
“Manajemen konflik bukan hanya tentang menyelesaikan masalah, tetapi juga untuk membangun dan menjaga hubungan baik antara polisi dan masyarakat,” ujar Rahmawati.
Selanjutnya, Rahmawati menjelaskan lima gaya manajemen konflik yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, antara lain:
1. Gaya Penghindaran (Avoiding) – Menghindari konflik dengan tidak mengambil tindakan. Meskipun bisa meredakan ketegangan sementara, gaya ini tidak menyelesaikan masalah dan bisa memperburuk keadaan.
2. Gaya Penyerahan (Accommodating) – Mengutamakan kepentingan pihak lain untuk meredakan konflik. Gaya ini efektif dalam beberapa situasi, namun penggunaan berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak dihargai.
3. Gaya Kompetisi (Competing) – Menekankan pada kemenangan satu pihak. Gaya ini berguna dalam situasi darurat, tetapi dapat merusak hubungan antar pihak.
4. Gaya Kolaborasi (Collaborating) – Semua pihak bekerja sama untuk menemukan solusi yang saling menguntungkan. Meskipun memerlukan waktu dan usaha, gaya ini cenderung menghasilkan hasil yang lebih memuaskan dan memperkuat hubungan.
5. Gaya Kompromi (Compromising) – Kedua pihak membuat konsesi untuk mencapai kesepakatan. Gaya ini efektif dan cepat, terutama ketika kepentingan kedua belah pihak relatif seimbang.
Rahmawati berharap, dengan pemahaman yang lebih baik tentang kelima gaya manajemen konflik ini, anggota kepolisian dapat menangani situasi konflik dengan lebih efektif dan menciptakan hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat.
“Melalui pemahaman dan penerapan manajemen konflik yang tepat, diharapkan anggota kepolisian dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta mempererat hubungan dengan masyarakat Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Selain itu, acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang lebih aman dan harmonis di wilayah Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus penguatan program . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, meninjau langsung pelaksanaan pelayanan administrasi . . .
-
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji . . .
-
DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Charles Frengki meminta, agar jangkauan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis . . .

















