Jaga Marwah Adat, Pasukan Merah TBBR Gelar Rapimda I 2026 di Barito Utara

Potret kalteng 26 Jan 2026, 19:26:33 WIB Barito Utara
Jaga Marwah Adat, Pasukan Merah TBBR Gelar Rapimda I 2026 di Barito Utara

Keterangan Gambar : Foto Bersama





Baca Lainnya :

BARITO UTARA, POTRETKALTENG.COM – Semangat persatuan masyarakat adat Dayak kembali membara di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Organisasi kemasyarakatan Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), atau yang dikenal sebagai Pasukan Merah, resmi membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I Tahun 2026 di Aula Bappeda, Muara Teweh, Senin (26/01/2026).


Kegiatan strategis ini menjadi tonggak sejarah bagi DPD TBBR Barito Utara untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan komitmen sebagai penjaga adat, budaya, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT., yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten III Setda Barito Utara, H. Yaser Arapat. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menekankan bahwa TBBR memiliki peran yang melampaui batas organisasi kemasyarakatan biasa.


“Pasukan Merah TBBR adalah mitra konstruktif pemerintah. Kami berharap organisasi ini menjadi jembatan vital yang menyatukan aspirasi masyarakat adat dengan kebijakan pembangunan daerah,” ujar Yaser Arapat saat membacakan pesan Bupati.


Pemerintah Kabupaten Barito Utara menilai forum Rapimda ini sangat krusial dalam menyelaraskan visi bersama agar jati diri masyarakat Dayak tetap bermartabat serta mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman.


Sementara itu, Ketua DPD Pasukan Merah TBBR Barito Utara, Edi, S.Pd., dalam pidatonya menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya memikul tanggung jawab moral yang besar. Rapimda I Tahun 2026 ini mengusung misi utama untuk membentuk anggota TBBR yang berbudaya namun tetap berdaya saing.


Dalam pertemuan tersebut, dirumuskan tiga fokus utama, yakni penguatan internal organisasi agar struktur solid dari tingkat kabupaten hingga ke akar rumput, menjadikan TBBR sebagai benteng pelestarian nilai-nilai kearifan lokal Dayak, serta memperkuat sinergi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Barito Utara.


“Kami lahir dari rahim adat. Maka, wajib bagi kami untuk menjaga marwah tersebut sembari terus bersinergi dengan pemerintah demi kepentingan masyarakat luas,” tegas Edi.

Pemerintah daerah berharap hasil Rapimda I ini tidak hanya berhenti pada dokumen administratif semata, tetapi mampu melahirkan program kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat adat.


Suasana khidmat dan penuh rasa persaudaraan menyelimuti lokasi kegiatan di Jalan Yetro Sinseng. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pengurus DPD TBBR Barito Utara dan perwakilan pemerintah daerah, sebagai simbol kesiapan Pasukan Merah untuk melangkah lebih jauh sebagai organisasi yang berwibawa dan dicintai rakyat.


ZR







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment