- DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
- Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
- Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
- Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
- Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
- Cegah Pelanggaran Prajurit, Subdenpom XVIII/1-3 Kaimana Gelar Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Galian, Tim SAR Lakukan Evakuasi
- DPD LSr LPMT Kapuas Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Budi Sejahtera, Wujud kepedulian untk an
Edi Supianto Ditahan Karena Panen Dilahan Miliknya , Keluarga Minta Keadilan

Keterangan Gambar : KETERANGAN FOTO Netiherawatie istri Edi Supianto saat menunjukkan dokumen
Baca Lainnya :
- Legislator Kalteng Minta Pemerintah Prioritaskan Penanganan Keterpencilan Mandau Talawang dan Kapuas0
- Redenominasi Rupiah Tak Ganggu Daya Beli, DPRD Kalteng Bambang Irawan: Hanya Ubah Nominal, Bukan Nil0
- Legislator Kalteng Ingatkan Risiko Genangan pada Program Cetak Sawah Baru di Musim Hujan0
- Akses ke Lahan Masih Terbatas, Sutik Minta Pemerintah Percepat Pembangunan Jalan Pertanian0
- DPRD Kalteng Ingatkan Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga dan Produk Kedaluwarsa Jelang Nataru 20260
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Edi Supianto seorang warga Katingan yang kini mendekam dibalik jeruji besi Polres Katingan menambah panjang deretan dugaan ketidakadilan ketika masyarakat berhadapan dengan perusahaan.
Edi dilaporkan Perusahaan Besar Sawit karena memanen Tundun Buah Sawit ( TBS ) yang ditanam PT Persada Sejahtera Agro Makmur ( PSAM ) dilahan miliknya yang belum diselesaikan oleh perusahaan tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Netiherawatie istrinya saat menceritakan perihal penangkapan suaminya ( Edi Supianto.red)oleh Polsek Katingan Tengah berdasarkan laporan perusahaan.
" Kami hanya masyarakat kecil yang mempertahannkan hak kami, namun karena suaminya saya terlalu dangkal pemahamannya jadi mungkin dia menganggap apa yang menjadi tanam tumbuh diatas lahan miliknya adalah wajar saja bila dipanen" ucapnya terisak.
Ia juga tidak menyangka kalau suaminya memanen sawit yang ditanam PT PSAM diatas lahan miliknya sehingga suaminya kini sudah kurang lebih 40 hari berada di sel
" Padahal kata suami saya dirinya sebelum memanen sudah bersurat dan memberitahu perangkat pemerintah setempat mulai dari RT hingga Camar akan memanen sawit milik PT PSAM yang ditanam diatas lahan miliknya" tegasnya
Perempuan yang kerap dipanggil Neti ini juga mengungkapkan karena kepolosan dan pola pikir suami saya yang sederhana ' Dia juga sudah berulang kali menyurati perusahaan terkait tanam tumbuh PT yang berada dilahan miliknya namun tidak digubris jadi mungkin dia berpikir kalau perusahaan bisa menanam sawit dilahan miliknya kenapa dia tidak bisa mengambilnya, tapi dia tetap memberitahukan " jelas Neti
" Saat ini kami tidak berdaya anak saya masih namun saya masih berharap Bupati Katingan; Bapak Kapolres Katingan dan pihak terkait lainnya untuk menggunakan hati nuraninya karena sawit yang katanya dicuri itu hanya untuk sekedar bertahan hidup tidak sebanding dengan tuduhan dan penderitaan kami sekeluarga dan semoga keadilan tetap berpihak pada kami" ujarnya Kamis 20 November 2025
Menurut pengakuan Neti lahan tersebut berada satu hamparan dengan tiga SPT yang sudah diselesaikan oleh PT PSAM pada tahun 2014 namun 5 SPT sisanya dikembalikan dengan alasan diluar HGU.
Namun setelah sekian lama ditinggal pergi merantau ternyata sudah ditanami sawit oleh PT PSAM " Kami tidak pernah memindahkan tangankan lahan milik kami tersebut dengan pihak manapun" pungkasnya
Diketahui Edi Supiono ditangkap karena diduga mencuri Tandan Buah Sawit ( TBS) milik PT Persada Sejahtera Agro Makmur ( PSAM) diatas lahan diklaim sebagai miliknya yang berada di Desa Batu Badinding Kecamatan Katingan Tengah
Edi ditahan Pada 28 Oktober 2025 dan dikenakan pasal 363 KUHAP yaitu Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 sampai 9 tahun penjara.
( AULIA)
Berita Utama
-
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan tempat ibadah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . . .
-
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan . . .
-
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Jalan . . .
-
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memastikan pemenuhan hak serta . . .
-
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
LAMANDAU, POTRETKALTENG.COM - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamandau secara resmi mendirikan Front Siswa Marhaenis GMNI . . .

















