Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap

Potret kalteng 29 Agu 2026, 19:23:59 WIB PEMPROV KALTENG
Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap


PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah kembali menjadi perhatian. Kondisi tersebut turut menimbulkan kekhawatiran terhadap aktivitas belajar mengajar, khususnya yang melibatkan peserta didik di ruang terbuka.


Baca Lainnya :

Di tengah kondisi kualitas udara yang berpotensi menurun akibat kabut asap, muncul sorotan terhadap kebijakan yang mengarahkan siswa untuk melakukan aktivitas di luar ruangan. Kebijakan tersebut dinilai perlu mendapatkan penjelasan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.


Kekhawatiran masyarakat terutama berkaitan dengan dampak paparan asap terhadap kesehatan siswa. Anak-anak merupakan salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk, khususnya karena paparan asap dalam waktu tertentu dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.


Karena itu, setiap kegiatan siswa di luar ruangan diharapkan mempertimbangkan kondisi kualitas udara dan tingkat kabut asap di wilayah masing-masing. Sekolah juga perlu diberikan pedoman yang jelas agar dapat mengambil langkah yang tepat ketika kondisi udara tidak mendukung kegiatan luar ruangan.


Dinas Pendidikan Kalteng diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai dasar pertimbangan kebijakan tersebut. Kejelasan informasi penting agar para kepala sekolah, guru, orang tua dan peserta didik memahami langkah yang harus dilakukan ketika kabut asap mulai mengganggu kualitas udara.


Selain itu, koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait juga diperlukan untuk memastikan kebijakan pendidikan tetap sejalan dengan upaya perlindungan kesehatan peserta didik.


Sejumlah langkah antisipasi dapat dilakukan, seperti membatasi kegiatan di luar ruangan, memastikan siswa menggunakan perlindungan yang sesuai, memantau kualitas udara secara berkala serta menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi lingkungan.


Dengan potensi karhutla yang masih menjadi perhatian selama musim kemarau, pemerintah daerah diharapkan dapat menempatkan keselamatan dan kesehatan peserta didik sebagai salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan kegiatan sekolah.


Masyarakat pun berharap persoalan ini segera mendapatkan penjelasan dari pihak terkait sehingga proses pendidikan tetap berjalan, namun tidak mengesampingkan aspek kesehatan dan keselamatan siswa di tengah ancaman kabut asap. (LZ)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment