- Hadapi Kemarau, Pemkab Mura Dorong Masyarakat Permata Intan Tingkatkan Kesiapsiagaan
- Pemkab Murung Raya Dorong Penguatan Integritas dan Pelayanan Publik Bersih
- Pemkab Mura Ajak Warga Laung Tuhup Bersama Cegah Karhutla
- Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Perangkat Daerah Dorong Pembangunan Responsif Gender
- Warnita Heriyus Ajak Pemkab dan Masyarakat Bersama Cetak Generasi Unggul Murung Raya
- Bupati Murung Raya Hadiri HUT ke-I Kodam XXII/Tambun Bungai, Perkuat Sinergi Pemerintah dan TNI
- Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Murung Raya Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
- Rahmanto Muhidin Tekankan Pemkab Mura Harus Hadir dan Bekerja untuk Masyarakat
- Pemkab Murung Raya Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla
- Sambut HUT Kemerdekaan, Pemkab Mura Matangkan Kesiapan Seluruh Perangkat Daerah
Dewan Soroti Minimnya Produk Unggulan Katingan, Minta UMKM Diperkuat

Keterangan Gambar : Keterangan Gambar : Anggota Dprd Kabupaten Katingan Alfriyano, S.Sos.
KASONGAN, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Alfriyano, S.Sos, menyoroti belum adanya produk unggulan khas Katingan yang dikenal luas di pasar daerah maupun luar daerah. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Katingan agar lebih fokus membina UMKM agar bisa menciptakan produk khas yang berkelanjutan.
Sejak Katingan menjadi kabupaten pada tahun 2002, menurutnya, belum ada produk lokal yang benar-benar menjadi ikon daerah. “Kita punya banyak potensi, tapi belum ada yang menonjol seperti dodol Kandangan atau apam Barabai dari daerah lain,” ucapnya.
Baca Lainnya :
- Pemkab Katingan Didorong Bantu UMKM Urus Izin BPOM dan Sertifikasi Halal0
- Alfriyano Dorong Pemkab Katingan Perkuat Daya Saing Produk UMKM Lokal0
- DPRD Katingan Minta Pemkab Fasilitasi Perizinan dan Pembinaan UMKM0
- Perampungan Layanan Kesehatan, Dewan Minta Bidan Hadir di Tiap Pustu Desa0
- Pemkab Katingan Didorong Tempatkan Bidan di Semua Pustu Desa0
Ia menilai, kondisi ini terjadi karena masih kurangnya perhatian pemerintah dalam memberikan pelatihan, bantuan alat produksi, hingga dukungan pemasaran bagi pelaku UMKM. Selain itu, sebagian besar produk lokal masih dijual musiman dan tidak diproduksi secara rutin.
“Kalau ingin maju, produk kita harus punya kesinambungan. Jangan hanya muncul saat musim panen atau event tertentu saja,” tambahnya.
Alfriyano berharap Pemkab segera menyusun program strategis untuk membantu UMKM menemukan potensi unggulan di tiap kecamatan. Dengan begitu, ekonomi daerah bisa tumbuh sekaligus memperkenalkan identitas khas Katingan di tingkat provinsi maupun nasional.
ZR
Berita Utama
-
Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran . . .
-
Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Ahmad Alim Bachri melantik Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat . . .
-
Pemprov Kalteng Ajak Alumni ULM Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
Pemprov Kalteng Ajak Alumni ULM Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mendorong Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat (IKA ULM) . . .
-
Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap
Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah kembali menjadi perhatian. Kondisi tersebut . . .
-
Diduga Rugikan Negara 3,9 Milyar, 4 Pejabat Dinas Perhubungan Barut Resmi Ditahan
Diduga Rugikan Negara 3,9 Milyar, 4 Pejabat Dinas Perhubungan Barut Resmi Ditahan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Penyidik Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah secara resmi menyerahkan empat orang tersangka beserta barang bukti atau Tahap II . . .

















