- Prabowo Tegaskan MBG Tak Akan Dihentikan Meski Ada Tekanan Fiskal
- Kadinkes Kalteng Tegaskan KBK sebagai Tolok Ukur Mutu Layanan, Bukan Sekadar Administrasi
- Sinergi Kalteng–Kalsel Diperkuat, Pangdam XXII/TB Targetkan Batalyon di Tiap Kabupaten
- Rakor CSR, Pemprov Kalteng Fokus Percepatan Perbaikan Jalan
- Sinergi Kalteng–Kalsel Diperkuat Melalui Silaturahmi Forkopimda
- Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman Hery Susanto Terkait Dugaan Suap Izin Tambang Rp1,5 Miliar
- Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
- Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
- Pesan Tegas Pj Sekda: ASN Harus Jujur, Amanah, dan Rendah Hati
- Wagub Kalteng Hadiri Silaturahmi Pangdam, Sinergi Kalteng–Kalsel Makin Solid
Bupati Wiyatno Paparkan Strategi Transmigrasi Lokal dan Tantangan Infrastruktur Kapuas di CNBC Indon

Keterangan Gambar : Foto CNBC Indonesia
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, S.P tampil sebagai narasumber dalam program dialog eksklusif CNBC Indonesia TV yang disiarkan secara nasional melalui platform Zoom pada Kamis malam (12/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan strategi pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal, tantangan infrastruktur, dan upaya inovatif Pemkab Kapuas melalui program transmigrasi lokal.
Baca Lainnya :
- Siswi SMPN 2 Selat Boyong Juara 1 Sains Olimpiade JSO Tingkat Provinsi Kalteng0
- Pemkab Kapuas Terima Hasil Pemeriksaan LKPD 2024, Raih Opini WTP dari BPK0
- Bupati Kapuas Serahkan Hewan Kurban untuk Masjid Al Mila di Desa Pulau Telo Baru0
- Berlangsung Meriah, Wiyatno dan Dodo Lepas Peserta Pawai Takbir Iduladha 1446 H0
- Peringati Hari Lingkungan Hidup 2025, Pemkab Kapuas Gelar Aksi Bersihkan Sampah plastik0
Salah satu isu utama yang disoroti Bupati Wiyatno adalah program transmigrasi lokal sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat yang terdampak banjir tahunan. Ia menjelaskan bahwa Pemkab Kapuas tengah mengusulkan relokasi bagi ribuan warga dari wilayah rawan banjir ke kawasan yang lebih aman dan produktif.
“Selama ini kami menjalin komunikasi aktif dengan Kementerian Transmigrasi dan Kepala Staf Kepresidenan. Kabupaten Kapuas memiliki sejarah transmigrasi dari luar pulau, dan kini kami mengajukan transmigrasi lokal bagi masyarakat yang setiap tahun terdampak banjir,” jelas Wiyatno.
Menurut data Pemkab, terdapat sekitar 12.000 jiwa di enam kecamatan — Timpah, Kapuas Tengah, Pasak Talawang, Kapuas Hulu, Mandau Talawang, dan Sungai Hanyu — yang terdampak banjir secara rutin. Transmigrasi lokal dinilai lebih efektif dibandingkan bantuan insidental saat terjadi bencana.
“Kami ingin relokasi ini disertai pembinaan seperti bantuan jatah hidup, pelatihan budidaya, sarana pertanian, dan pengembangan usaha produktif. Wilayah relokasi punya tanah yang subur dan potensial untuk jadi sentra pertanian dan perikanan,” tambahnya.
Ia menegaskan, program ini bukan hanya menyentuh aspek kemanusiaan, tetapi juga merupakan bentuk transformasi kebijakan pembangunan yang berpihak pada potensi lokal dan ketahanan lingkungan. “Kami memberdayakan masyarakat lokal, bukan mendatangkan warga dari luar. Tapi tentu ini tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Kami butuh dukungan dari Gubernur dan pemerintah pusat,” tegasnya.
Dalam dialog tersebut, Bupati juga menyinggung potensi pertanian di wilayah pasang surut Kapuas yang selama ini menjadi lumbung padi Kalimantan Tengah. Ia menyebutkan bahwa wilayah tersebut memiliki prospek besar untuk pengembangan kelapa sawit dan hortikultura.
“Kapuas sangat potensial dalam produksi padi, perkebunan sawit, dan hortikultura. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan pembinaan dan pendampingan agar masyarakat bisa mengembangkan tanaman konsumsi yang bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.
Namun demikian, Bupati tak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi, khususnya keterbatasan infrastruktur. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Kapuas memiliki jaringan jalan sepanjang 2.451 kilometer, namun sebagian besar masih berupa jalan tanah yang sulit dilalui.
“Keterbatasan anggaran daerah menyulitkan kami dalam memperbaiki infrastruktur dasar. Padahal jalan ini menjadi nadi distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan. Maka dari itu, kami sangat mengharapkan intervensi dan dukungan dari pusat,” pungkasnya.
Kehadiran Bupati Wiyatno dalam dialog nasional ini menjadi gambaran komitmen Pemkab Kapuas dalam membangun daerah secara berkelanjutan, inklusif, dan berbasis solusi lokal.
Heryadi
Berita Utama
-
Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melakukan langkah preventif serius dengan . . .
-
Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Unsur Tripika Kecamatan Kapuas Hulu menghentikan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sekitar Jembatan Sei Hanyo karena . . .
-
Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman Hery Susanto Terkait Dugaan Suap Izin Tambang Rp1,5 Miliar
Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman Hery Susanto Terkait Dugaan Suap Izin Tambang Rp1,5 Miliar
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Kejutan besar melanda lembaga negara pengawas pelayanan publik. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ketua Ombudsman Republik . . .
-
Sinergi Kalteng–Kalsel Diperkuat Melalui Silaturahmi Forkopimda
Sinergi Kalteng–Kalsel Diperkuat Melalui Silaturahmi Forkopimda
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menggelar kegiatan silaturahmi dan ramah tamah bersama Anggota Forum Koordinasi Pimpinan . . .
-
Rakor CSR, Pemprov Kalteng Fokus Percepatan Perbaikan Jalan
Rakor CSR, Pemprov Kalteng Fokus Percepatan Perbaikan Jalan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan Rapat . . .

















