MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.
Ajakan tersebut disampaikannya sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluh Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kelompok Masyarakat Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah.
Patih Herman menilai peningkatan kapasitas penyuluh P4GN menjadi langkah penting untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba di Kabupaten Barito Utara.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan aparat penegak hukum. Diperlukan kepedulian serta partisipasi masyarakat agar lingkungan tempat tinggal tetap aman dan terhindar dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Ia menambahkan, keberadaan penyuluh P4GN di tengah masyarakat diharapkan mampu memperluas penyampaian informasi mengenai bahaya narkoba, terutama kepada generasi muda dan anak-anak usia sekolah yang perlu mendapatkan perlindungan sejak dini.
Selain itu, keterlibatan berbagai elemen masyarakat, seperti organisasi kemasyarakatan, PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta unsur pelayanan kesehatan, dinilai penting dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.
Patih Herman menjelaskan bahwa unsur-unsur tersebut memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat membantu memberikan edukasi, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mengarahkan warga kepada pihak berwenang atau layanan kesehatan dan rehabilitasi yang sesuai apabila diperlukan.
Ia berharap Bimtek P4GN yang dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 15–16 Oktober 2026, tidak hanya menjadi kegiatan peningkatan pengetahuan, tetapi juga menghasilkan langkah nyata yang diterapkan secara berkelanjutan oleh para peserta di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, penyuluh harus mampu menjadi penggerak dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba, sekaligus mendorong terbentuknya lingkungan yang lebih peduli terhadap pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Lebih lanjut, Patih Herman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BNN, kepolisian, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, keluarga, dan seluruh pemangku kepentingan agar upaya pencegahan dapat berjalan secara terpadu.
Ia berharap melalui edukasi yang berkelanjutan, kepedulian sosial, serta pendampingan yang tepat, masyarakat Kabupaten Barito Utara dapat semakin terlindungi dari ancaman narkoba.
Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, upaya mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika di Barito Utara diharapkan dapat terus diperkuat. (Lz)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!