BUNTOK, POTRETKALTENG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi lingkungan yang mulai membaik setelah hujan mengguyur sejumlah wilayah Barito Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Kepala BPBD Barsel, Agus In' Yulius, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Edi Darmadi, mengatakan kabut asap kini telah menghilang dan titik panas (*hotspot*) di wilayah Barito Selatan tercatat nihil selama tiga hari terakhir.
Menurutnya, hujan yang turun belakangan ini membantu menurunkan tingkat pencemaran udara sekaligus memadamkan titik-titik api yang sebelumnya muncul akibat karhutla.
Meski demikian, BPBD Barsel tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar maupun kegiatan lain yang berisiko memicu api harus dihindari.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Barsel secara rutin melaksanakan patroli, terutama di kawasan rawan karhutla dan lokasi yang sebelumnya pernah mengalami kebakaran.
Patroli tersebut dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan munculnya titik api baru, mengingat perubahan kondisi cuaca sewaktu-waktu masih dapat meningkatkan risiko kebakaran.
BPBD Barsel menegaskan bahwa kondisi nihil hotspot belum berarti ancaman karhutla sepenuhnya berakhir. Karena itu, pengawasan di lapangan dan keterlibatan aktif masyarakat tetap diperlukan untuk menjaga kondisi lingkungan agar tetap aman dari kebakaran. (Lz)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!