MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara terus mempercepat pelaksanaan berbagai program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026, baik dari sisi realisasi keuangan maupun progres fisik.
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Adi Haryadi, mengatakan percepatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan pengendalian pembangunan agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara yang dihadiri Bupati Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekda Muhlis serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Dalam rapat tersebut, Adi memaparkan perkembangan realisasi keuangan dan fisik Dinas Pertanian hingga 31 Agustus 2026. Capaian tersebut mencakup sekretariat serta bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, prasarana dan sarana pertanian, serta penyuluhan.
Pada Bidang Tanaman Pangan dengan pagu APBD sebesar Rp4,29 miliar, realisasi keuangan mencapai 81,12 persen dan fisik 89,04 persen. Program yang dilaksanakan antara lain pengadaan benih jagung hibrida, pupuk nonsubsidi, benih padi sawah serta pestisida atau obat pertanian.
Sementara itu, Bidang Hortikultura dengan pagu Rp550 juta mencatat realisasi keuangan sebesar 82,89 persen dan fisik 86,04 persen. Kegiatannya meliputi pengadaan bibit atau benih tanaman, pupuk nonsubsidi serta belanja barang dan jasa.
Namun, masih terdapat sejumlah bidang yang membutuhkan percepatan. Salah satunya Bidang Perkebunan dengan pagu Rp30,23 miliar. Hingga 31 Agustus 2026, realisasi keuangannya tercatat 3,81 persen, sedangkan progres fisik mencapai 7,95 persen.
Adi menegaskan pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi, khususnya terhadap kegiatan yang realisasinya masih rendah. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan program dapat dikejar dan target akhir tahun anggaran dapat tercapai.
Selain itu, Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian dengan pagu Rp18,26 miliar telah mencatat realisasi keuangan 47,87 persen dan fisik 49,46 persen.
Sejumlah kegiatan pada bidang tersebut meliputi pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani serta irigasi, pembangunan workshop dan gudang alat mesin pertanian (alsintan), hingga rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan, terutama kegiatan yang masih membutuhkan percepatan, agar target pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal,” kata Adi.
Ia berharap seluruh jajaran Dinas Pertanian dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat penyelesaian kegiatan. Dengan demikian, berbagai program pembangunan sektor pertanian dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara. (Lz)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!