Pemprov Kalteng 2 menit baca • 1 jam lalu

Asap Menebal, Bantuan Mengalir: Agustiar Turun Langsung ke Warga

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 15 September 2026 - 12:42 WIB
Ukuran Teks:
Asap Menebal, Bantuan Mengalir: Agustiar Turun Langsung ke Warga
Keterangan Gambar: Gubernur Agustiar sabran saat membagikan bantuan. (Foto:Yariyanto)

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM -  Di tengah kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung memastikan masyarakat tetap mendapatkan bantuan dan kebutuhan dasar.
Agustiar bergerak dari Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, hingga Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Selasa (15/9/2026), untuk menggencarkan penyaluran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Di Sei Gohong, sebanyak 179 penerima manfaat KHBS dan 200 penerima bansos mendapatkan bantuan tunai masing-masing Rp250 ribu. Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi karhutla.

“Situasi masyarakat seperti ini kami dari pemerintah harus hadir. Kami hadir tidak hanya di sini, tapi di seluruh wilayah Kalteng,” kata Agustiar.

Menurut Agustiar, kehadiran pemerintah di tengah karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman api. Keselamatan, kesehatan, hingga kebutuhan gizi masyarakat harus dipastikan tetap terpenuhi.
Hal itu, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Palangka Raya beberapa waktu lalu.
“Bapak Presiden berpesan secara khusus, pastikan bukan hanya kita memadamkan api, tetapi yang paling diutamakan adalah memastikan kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan gizi masyarakat terjamin kelengkapannya. Oleh karena itu saya harus turun langsung,” ujarnya.

Usai dari Sei Gohong, Agustiar melanjutkan kunjungan ke Petuk Katimpun. Didampingi Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden dan jajaran OPD lingkup Pemprov Kalteng, Gubernur kembali menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

Di Petuk Katimpun, sebanyak 334 penerima manfaat KHBS mendapatkan bantuan. Sementara bantuan sosial karhutla untuk masyarakat non-KHBS diberikan kepada 380 orang.

Dari jumlah tersebut, 230 orang hadir langsung di SMAN 10 Petuk Katimpun. Sedangkan 150 orang lainnya merupakan masyarakat rentan di RT 11 Jalan Raflesia yang tidak memungkinkan datang ke lokasi sehingga tetap menjadi sasaran penyaluran bantuan.

Selain bantuan pangan dan bantuan sosial, Agustiar juga membagikan masker serta obat stimulus kepada masyarakat. Perhatian khusus turut diberikan kepada anak-anak terdampak karhutla melalui santunan yang diberikan menggunakan uang pribadi Gubernur.

Agustiar menegaskan seluruh bantuan harus diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ia meminta warga yang sudah mampu tidak mengambil hak masyarakat kurang mampu.
“Ini adalah bentuk kepedulian Pemprov Kalteng untuk masyarakat. Bantuan ini untuk masyarakat yang membutuhkan, yang tidak mampu. Kalau sudah mampu, jangan mengambil hak masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng menangani dampak karhutla, tidak hanya melalui pemadaman titik api, tetapi juga dengan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Upaya tersebut mencakup penyaluran bantuan pangan dan air bersih, pembangunan sumur bor, pembagian masker dan vitamin, hingga dukungan bagi warga serta relawan yang berada di lapangan.

“Kami memastikan semua masyarakat dapat,” pungkas Agustiar.(YZ)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!