Palangka Raya 2 menit baca • 57 menit lalu

ASPERHUPIKI Bersama MDMC Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Karhutla di Kalteng

Penulis: Admin Potret Kalteng | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:59 WIB
Ukuran Teks:
ASPERHUPIKI Bersama MDMC Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Karhutla di Kalteng
Keterangan Gambar: Foto Bersama

 

 

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Asosiasi Pengajar Hukum Pidana dan Kriminologi (ASPERHUPIKI) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi yang diprakarsai langsung oleh Ketua Umum ASPERHUPIKI periode 2023–2028, Dr. Fachrizal Afandi, S.Psi., S.H., M.H., Ph.D.

Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui perwakilan ASPERHUPIKI Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Kiki Kristanto, S.H., M.H., yang juga merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya. Bantuan diserahkan kepada Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak serta memenuhi kebutuhan operasional para relawan di lapangan.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial kalangan akademisi terhadap bencana karhutla yang tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Umum ASPERHUPIKI, Dr. Fachrizal Afandi, melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan. Menurutnya, pengabdian akademisi tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Dr. Kiki Kristanto menyampaikan bahwa penyaluran bantuan melalui MDMC merupakan bentuk dukungan nyata terhadap para relawan yang selama ini terlibat dalam penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan selama proses penanggulangan bencana berlangsung.

ASPERHUPIKI juga menilai bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga kemanusiaan, perguruan tinggi, organisasi masyarakat hingga masyarakat secara luas. Kolaborasi diperlukan, baik dalam upaya pencegahan, pemadaman, pemulihan lingkungan maupun penanganan warga terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, ASPERHUPIKI turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas pemadam kebakaran, relawan MDMC, BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, tenaga kesehatan serta berbagai organisasi kemanusiaan yang telah berkontribusi dalam penanganan karhutla.

Dedikasi dan pengabdian para petugas serta relawan dinilai menjadi bagian penting dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Melalui bantuan tersebut, ASPERHUPIKI berharap semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Organisasi ini juga menyampaikan empati kepada seluruh warga terdampak serta berharap kondisi di Kalimantan Tengah segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan sehat.

ASPERHUPIKI menegaskan bahwa menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya penanggulangan karhutla dan meringankan beban warga yang terdampak. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!