PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Pemerataan pembangunan dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, menegaskan pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, tidak hanya mereka yang tinggal di kawasan perkotaan. Menurutnya, perhatian pemerintah juga perlu diarahkan kepada wilayah pedalaman dan daerah yang masih memiliki keterbatasan akses pembangunan.
Ia mengatakan, pembangunan yang merata akan memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain mengurangi kesenjangan antarwilayah, pemerataan pembangunan juga dapat membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di berbagai daerah.
“Pembangunan jangan hanya terkonsentrasi di kota. Masyarakat di daerah pedalaman juga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati hasil pembangunan,” ujar Abdul Hafid.
Menurutnya, setiap wilayah di Kalimantan Tengah memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda. Karena itu, kebijakan pembangunan perlu dirancang berdasarkan kebutuhan masing-masing daerah agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Abdul Hafid menilai pembangunan infrastruktur tetap menjadi bagian penting untuk membuka keterisolasian sejumlah wilayah. Jalan, jembatan, sarana transportasi, maupun fasilitas pendukung lainnya dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat arus barang dan jasa.
Dengan konektivitas yang semakin baik, lanjutnya, potensi ekonomi di daerah juga akan lebih mudah dikembangkan. Produk-produk masyarakat dapat dipasarkan lebih luas, sementara peluang investasi dan pengembangan usaha lokal semakin terbuka.
Namun, ia mengingatkan pemerataan pembangunan tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat juga harus mendapat perhatian serius.
“Kalau akses pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi bisa diperkuat secara bersamaan, maka masyarakat akan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk meningkatkan taraf hidupnya,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan yang berorientasi pada pemerataan juga harus dilakukan secara berkelanjutan. Program pemerintah diharapkan tidak hanya memberikan dampak sesaat, tetapi mampu menciptakan perubahan yang bertahan dalam jangka panjang.
Bagi Abdul Hafid, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya terlihat dari semakin majunya pusat-pusat perkotaan. Hal yang jauh lebih penting adalah ketika masyarakat di pelosok dan pedalaman juga merasakan adanya peningkatan kualitas hidup serta terbukanya peluang ekonomi.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menentukan arah pembangunan Kalteng ke depan.
Dengan pembangunan yang lebih merata, Abdul Hafid optimistis pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah dapat semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Pemerataan diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya Kalteng yang semakin maju, inklusif, dan sejahtera. (Ken)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!