- DPRD Kapuas Minta OPD Aktif dalam Pembahasan Perubahan APBD 2026
- Banmus DPRD Kapuas Susun Jadwal Pembahasan Perubahan APBD 2026
- DPRD Kapuas Dorong Penguatan Mitigasi untuk Cegah Kebakaran
- Rahmad Jainudin Dorong Pendampingan Korban Kebakaran hingga Pulih
- DPRD Kapuas Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Bantu Korban Kebakaran
- Komisi IV DPRD Kapuas Pelajari Pelaksanaan Program Pendidikan dan Kesehatan
- DPRD Kapuas Dalami Pengawasan dan Distribusi MBG di Katingan
- Komisi IV DPRD Kapuas Bahas Anggaran Pendidikan dan Waktu Belajar
- Komisi III DPRD Kapuas Dorong Program Infrastruktur Lebih Tepat Sasaran
- DPRD Kapuas Bahas Penyelarasan Program Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan Banyak, Permintaan Bahan Baku Kayu Meningkat
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Tamjid
POTRETKALTENG.COM - KAPUAS - Dengan banyaknya pembangunan fisik di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), membuat permintaan kayu yang mana merupakan bahan dasar, Kayu dari hasil hutan berupa kayu jenis balok yang merupakan salah satu untuk memenuhi kebutuhan lokal masyarakat yang ada diwilayah setempat.
Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh masyarakat setempat, Tamjid, kepada potretkalteng.com, Kamis (15/3/23).
Baca Lainnya :
- Pohon-Pohon Taman Hutan Kota Kapuas Mulai Ditebang0
- Kapolres Kapuas Jumpa Pers Pengungkapan Kasus Pencabulan dan Pembunuhan0
- Seorang Kakek di Kapuas Tega Gauli Anak Tirinya Hingga Hamil 8 Bulan0
- Sekwan Kapuas Akhirnya Definitif0
- Lamkari Gelar Ghasuku dan Ujian Penurunan Kyu Karate di Makodim Kapuas0
"Kayu tersebut diperuntukkan hanya untuk kebutuhan lokal saja. Dan bukan untuk pengiriman kayu ke luar daerah Kabupaten Kapuas," Kata Tamjid, di Kuala Kapuas.
Dijelaskannya, hasil hutan berupa kayu jenis balok tersebut yang biasanya untuk kebutuhan lokal masyarakat yangmana sering digunakan untuk pembuatan kusen pintu atau jendela, dan tiang-tiang pondasi kontruksi rumah. Kayu ini umumnya memiliki tebal 5 – 8cm dan lebar 12 – 20 cm dan panjang 4 meter," Jelasnya.
Lebih lanjut lagi dijelaskannya, hasil hutan kayu yang berasal dari hutan hak atau lahan masyarakat, yang selanjutnya disebut kayu rakyat adalah kayu bulat atau kayu olahan yang berasal dari pohon yang tumbuh dari hasil budidaya dan atau tumbuh secara alami di atas hutan hak dan atau lahan masyarakat.
"Terkait perizinan, pada intinya kami sudah lengkap sebagai seorang warga negara Indonesia yang baik dan taat dengan aturan hukum dan perundangan yang berlaku," Pungkas Tamjid.
Terpisah, H. Tarmiji yang merupakan pengusaha meubel yang ada diwilayah setempat mengatakan, bahwa bahan kayu adalah material umum yang digunakan sebagai bahan untuk pembuatan kusen pintu, jendela dan lain sebagainya karena memiliki daya tahan yang tinggi. Selain itu juga, material kayu pada kusen juga akan menampilkan kesan yang hangat dan alami sehingga bisa mempercantik ruangan.
"Pada intinya, apabila bahan baku kayu tidak ada secara otomatis kami akan bisa bekerja untuk memenuhi permintaan masyarakat yang ada diwilayah setempat, didalam mendukung program pemerintah dalam segi pembangunan. Dan apalagi tahun 2023 ini sangat banyak sekali permintaan dari masyarakat untuk pembangunan sarana gedung sekolah maupun perkantoran, dan juga bangunan rumah pribadi," Bebernya.
Kemudian, terkait dengan pemberitaan yang telah dimuat pada media online Harian Merdeka News beberapa waktu yang lalu, yang menyebutkan bahwa H. Ali Parman Simamora yang memiliki usaha bansaw, dirinya dengan tegas menyebutkan bahwa berita itu tidak benar (Hoax), dan hal ini secara resmi disampaikan oleh H. Ali Parman Simamora kepada potretkalteng.com.
"Sekali lagi saya sampaikan, pada dasarnya apa yang diberitakan oleh Riski itu semua Hoax. Dan dalam usaha bansaw yang dilakukan oleh Tamjid, pada intinya saya tidak ada sangkut pautnya dengan saya. Dan sejak pada awal berdiri serta beroperasinya bansaw tersebut tidak ada sangkut pautnya sama saya, karena hal tersebut merupakan tanggung jawab sepenuhnya dikelola oleh Tamjid," Tegasnya dengan nada tinggi. (Red)
Fuad Siddiq
Berita Utama
-
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti realisasi pendapatan daerah yang hingga 31 Juli 2026 baru mencapai Rp581,3 miliar lebih atau . . .
-
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya membuka opsi penambahan anggaran untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui . . .
-
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, meminta pemerintah dan Pertamina mempertimbangkan kembali kenaikan harga BBM . . .
-
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya mendukung keputusan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai 1 . . .
-
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Menghadapi musim kemarau yang disertai kabut asap, masyarakat Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, menggelar . . .

















