- Polres Balangan Gelar Operasi Keselamatan Intan 2025 untuk Tekan Angka Kecelakaan
- Kepala Kejaksaan Negeri Balangan Luncurkan Pencanangan Zona Integritas
- Halida Noviasari Serap Aspirasi Warga Desa Merias Terkait Penanganan Banjir dan Infrastruktur
- Pemkab Balangan Gelar Orientasi dan Pembinaan untuk 107 Kader IMP
- Prioritaskan Infrastruktur, Musrenbang Kecamatan Halong Susun RKPD 2026
- Dislutkan Kalteng Sukses Raih Harapan III dalam Lomba Mobil Hias Pawai Takbir 1446 H
- Gubernur Kalteng Hadiri Open House Ketua DPRD dalam Perayaan Hari Raya Nyepi
- DPRD Kota Palangka Raya Gelar Rapat Sidang Paripurna ke-6 Masa Persidangan II Tahun 2024/2025
- Ketua DPRD Kota Palangka Raya Hadiri Peresmian Gereja Kristen Yudea
- Musrenbang Kecamatan Awayan Hasilkan 319 Usulan, Didominasi Pembangunan Infrastruktur
Museum Balanga Gelar Ritual Mamapas Manyadingen Ramu untuk Pelestarian Koleksi Budaya

Keterangan Gambar : Basir melaksanakan ritual Mamapas Manyadingen Ramu
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com – Sebagai bagian dari upaya pelestarian kebudayaan, Museum Balanga Kalimantan Tengah kembali menggelar Ritual Mamapas Manyadingen Ramu, yang berlangsung pada Sabtu, 23 November 2024. Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan selama 15 tahun ini diadakan di Gedung Perpustakaan UPT Museum Balanga dan dilanjutkan dengan serangkaian acara di Gedung Ruang Pamer Etnografi, Ruang Pamer Tjilik Riwut, serta Gudang Penyimpanan Koleksi.
Baca Lainnya :
- Curah Hujan Tinggi, Desa Bajuh Dan Merapit Kembali Direndam Banjir 0
- Kunjungan Menteri Pertanian ke Kecamatan Dadahup Dorong Swasembada Pangan Nasional0
- Kepala BKD Kalteng: Jalan Sehat Kalteng Berkah Tingkatkan Kebersamaan dan Kesehatan Masyarakat0
- Kadisbudpar Kalteng Harapkan Budaya dan Pariwisata Lebih Berkembang Usai Pengucapan Sumpah Jabatan P0
- BPSDM Kalteng dan LAN RI Gelar Rapat Persiapan PKN Klasikal Tahap III0
Ritual Mamapas Manyadingen Ramu terdiri dari tiga hari kegiatan yang dimulai dengan Mamapas Ramu dan Manarung Sahur Parapah pada hari pertama. Pada hari kedua, dilaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban, menyucikan koleksi museum (Manyadingen Ramu), serta ritual Marawei Sahur dan Ngarunya Sahur. Kegiatan ditutup pada hari ketiga dengan penanaman kepala hewan kurban dan Pabuli Sangiang. Ritual ini dipimpin oleh tujuh Basir (rohaniawan) Hindu Kaharingan yang bertugas memimpin upacara keagamaan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tujuan utama dari ritual ini adalah untuk membersihkan dan menyucikan benda-benda koleksi Museum Balanga yang memiliki nilai magis dan sakral bagi masyarakat Dayak. Koleksi-koleksi tersebut, seperti mandau, tombak, balanga, dan berbagai benda budaya lainnya, dianggap memiliki kekuatan spiritual yang perlu dijaga agar tidak memberikan pengaruh buruk kepada pengunjung museum.
“Melalui kegiatan Ritual Mamapas Manyadingen Ramu ini, kami berharap tidak hanya benda-benda koleksi yang disucikan, tetapi juga pengunjung dan pegawai museum dapat terhindar dari pengaruh hal-hal mistis. Museum Balanga sebagai destinasi wisata edukasi harus memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjungnya,” kata Adiah.
Adiah juga menekankan bahwa ritual ini merupakan bagian dari pelestarian kebudayaan yang sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Ritual-ritual seperti ini sangat penting untuk dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang, agar nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat Dayak Kalimantan Tengah tetap hidup.
“Pelaksanaan ritual ini adalah salah satu bentuk kontribusi pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pelestarian budaya, meningkatkan literasi budaya, dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas,” tambah Adiah.
Kegiatan Ritual Mamapas Manyadingen Ramu diharapkan tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual dan budaya masyarakat Dayak, tetapi juga semakin memperkenalkan Museum Balanga sebagai pusat pelestarian dan edukasi kebudayaan di Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan lebih banyak orang, baik dari dalam maupun luar daerah, dapat mengapresiasi kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kalimantan Tengah dan menjadikannya sebagai warisan yang berharga untuk masa depan.(yin)
mmc kalteng


Berita Utama
-
Gubernur Kalteng Hadiri Open House Ketua DPRD dalam Perayaan Hari Raya Nyepi
Gubernur Kalteng Hadiri Open House Ketua DPRD dalam Perayaan Hari Raya Nyepi
PALANGKARAYA,POTRETKALTENG.COM– Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menghadiri acara Open . . .
-
Dislutkan Kalteng Sukses Raih Harapan III dalam Lomba Mobil Hias Pawai Takbir 1446 H
Dislutkan Kalteng Sukses Raih Harapan III dalam Lomba Mobil Hias Pawai Takbir 1446 H
PALANGKARAYA,POTRETKALTENG.COM– Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah turut . . .
-
Halida Noviasari Serap Aspirasi Warga Desa Merias Terkait Penanganan Banjir dan Infrastruktur
Halida Noviasari Serap Aspirasi Warga Desa Merias Terkait Penanganan Banjir dan Infrastruktur
PARINGIN,POTRETKALTENG.COM– Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Halida Noviasari, mengadakan reses di Desa Merias, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, pada Sabtu . . .
-
Pj Bupati Barut Gelar Silaturahmi dengan Kapolres dan Dandim 1013 Muara Teweh Sambut Idul Fitri
Pj Bupati Barut Gelar Silaturahmi dengan Kapolres dan Dandim 1013 Muara Teweh Sambut Idul Fitri
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis beserta jajaran melakukan . . .
-
Pj. Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi Lewat Open House Idul Fitri
Pj. Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi Lewat Open House Idul Fitri
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM - Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis beserta keluarga menggelar acara Open House untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal . . .
