Palangka Raya 2 menit baca • 02 Okt 2024

TPPS Palangka Raya Siap Kawal SSGI 2024 untuk Tekan Angka Stunting

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 2 Oktober 2024 - 12:45 WIB
Ukuran Teks:
TPPS Palangka Raya Siap Kawal SSGI 2024 untuk Tekan Angka Stunting
Keterangan Gambar: Foto: Dokumentasi Redaksi / POTRET KALTENG

PotretKalteng.com, Palangka Raya – Dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayahnya, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) siap mengawal pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024. Kesiapan ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TPPS yang berlangsung di Aula Peteng Karuhei II, pada Selasa (1/10/2024), yang dipimpin oleh Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu.

 

Hera Nugrahayu dalam arahannya menyampaikan pentingnya peran TPPS dalam menyukseskan SSGI 2024, yang menjadi langkah strategis untuk memantau kondisi gizi masyarakat, terutama anak-anak. “SSGI merupakan komponen penting untuk mengetahui sejauh mana program penurunan stunting telah berjalan. Data yang akurat dan komprehensif dari survei ini akan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan ke depan,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Hera juga menekankan bahwa TPPS di Palangka Raya akan berperan aktif memastikan setiap tahap survei berjalan dengan baik. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari dinas kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat, guna mengumpulkan data yang valid dan relevan.

 

“Kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan program penurunan stunting ini berhasil. Tidak hanya tenaga kesehatan, tapi juga masyarakat harus terlibat aktif dalam menjaga kesehatan dan memberikan perhatian penuh terhadap gizi anak-anak,” tambahnya.

 

Penurunan angka stunting menjadi salah satu fokus utama Pemko Palangka Raya, mengingat dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan jika masalah ini tidak ditangani dengan serius. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak


akibat kekurangan gizi kronis, bisa mempengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak dalam jangka panjang.

 

Rakor TPPS ini dihadiri oleh berbagai elemen terkait yang turut berperan dalam upaya pengawalan SSGI 2024. Mereka berkomitmen untuk bekerja sama dalam melakukan pendataan hingga sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting melalui perbaikan gizi.

 

Dengan dilaksanakannya SSGI 2024, Pemko Palangka Raya berharap dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang status gizi masyarakat, yang nantinya akan menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan kesehatan untuk tahun-tahun berikutnya. "SSGI adalah upaya nyata untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal masa depan anak-anak kita," tegas Hera.

 

Pemko Palangka Raya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan SSGI 2024 dan berpartisipasi aktif dalam segala upaya yang dilakukan untuk menekan angka stunting.

 

Untuk informasi lebih lanjut tentang hasil Rakor TPPS dan persiapan pelaksanaan SSGI 2024, pantau terus berita di PotretKalteng.com.

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!