PotretKalteng.com,
Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya mencatat realisasi Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 mencapai 69,4 persen hingga akhir
September. Angka ini terbilang cukup baik, menunjukkan kinerja yang optimal
dalam penyerapan anggaran untuk kesejahteraan masyarakat.
Dalam
rapat paripurna, Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, mengungkapkan bahwa pendapatan daerah sudah mencapai Rp925,7
miliar dari target Rp1,33 triliun.
Pendapatan
asli daerah (PAD) yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp125,2 miliar, atau
sekitar 52,2 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, pendapatan
transfer dari pemerintah pusat dan provinsi mencapai Rp794,8 miliar atau 73,44
persen dari target.
"Belanja
daerah ini mencakup berbagai komponen, termasuk belanja operasional dan modal
yang diarahkan untuk mendukung program-program prioritas pemerintah
daerah," kata Hera dalam sambutannya.
Ia
menekankan bahwa anggaran ini difokuskan pada program-program yang berdampak
nyata bagi masyarakat.
Lebih
lanjut, Hera juga memaparkan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025. Pemerintah
menargetkan total pendapatan tahun depan sebesar Rp1,33 triliun, dengan
proyeksi belanja daerah sebesar Rp1,35 triliun. Meski diperkirakan terjadi
defisit, hal ini akan diatasi dengan sisa perhitungan anggaran dari tahun
sebelumnya.
"Ini
menjadi langkah awal bagi kita untuk lebih baik lagi dalam memanfaatkan
anggaran daerah demi pembangunan yang berkelanjutan," tuturnya.
Hera
berharap dukungan penuh dari semua pihak, khususnya anggota DPRD, untuk
menyetujui naskah Nota Keuangan Rancangan APBD sebagai langkah awal pembahasan
lebih lanjut.
Untuk
berita terkini dan informasi lebih lanjut mengenai APBD Kota Palangka Raya,
kunjungi potretkalteng.com. Jangan lewatkan kabar terbaru seputar pembangunan
daerah dan berbagai program yang dijalankan untuk kesejahteraan warga Palangka Raya.

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!