PotretKalteng.com,
Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya
dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mengatasi
permasalahan stunting.
Pj
Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menyatakan bahwa salah satu langkah
utama adalah dengan menjadikan Kota Palangka Raya sebagai lumbung pangan bagi
Ibu Kota Negara (IKN) di masa depan.
Program
ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), yang
menargetkan lebih dari 10.000 hektar sawah ditanami padi untuk mendukung
kemandirian pangan Kalteng dan nasional.
“Kami berkomitmen untuk mendukung ketahanan
pangan nasional sekaligus menekan angka stunting. Kedua hal ini sangat berkaitan, karena
dengan ketersediaan pangan yang stabil, kita bisa memastikan kebutuhan gizi
anak-anak Palangka Raya terpenuhi,”
ujar Hera.
Hera
menjelaskan bahwa ketahanan pangan berperan penting dalam menurunkan angka
stunting. Ketika akses terhadap pangan berkualitas meningkat, kebutuhan gizi
masyarakat, terutama anak-anak, dapat lebih mudah terpenuhi.
Dalam
hal ini, Pemko Palangka Raya terus menggalang kerja sama dengan masyarakat dan berbagai pihak untuk
mencapai target 10.000 hektar sawah sebagai langkah menuju kemandirian pangan.
Program
ini tidak hanya mendukung ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah, tetapi juga
memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani lokal, yang turut
diberdayakan dalam program cetak sawah dan pemanfaatan lahan.
Mau tahu lebih lanjut tentang program ketahanan pangan di Palangka Raya
dan langkah-langkah pemerintah dalam menekan angka stunting? Jangan lewatkan
berita terbaru dan informatif lainnya hanya di PotretKalteng.com!

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!