Barito Utara 2 menit baca • 05 Agt 2026

Pemkab Barito Utara Gali Inovasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik ke Gunungkidul

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:16 WIB
Ukuran Teks:
Pemkab Barito Utara Gali Inovasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik ke Gunungkidul
Keterangan Gambar: Foto Bersama

 

 

MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melanjutkan agenda kunjungan kerja kaji tiru ke Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (5/8/2026). Kunjungan hari kedua ini difokuskan pada pertukaran pengalaman dan pembelajaran terkait inovasi pemerintahan, penguatan tata kelola, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin langsung oleh Bupati H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tokoh agama, dan sejumlah undangan lainnya. Kedatangan rombongan disambut Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, bersama jajaran pemerintah daerah setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Ia menjelaskan bahwa kegiatan kaji tiru ini menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan dan pengalaman mengenai berbagai kebijakan serta inovasi yang telah diterapkan di daerah lain.

Menurutnya, hasil kunjungan tersebut tidak akan diterapkan secara langsung tanpa penyesuaian, melainkan dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, serta kemampuan daerah agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyambut baik kunjungan tersebut. Ia juga memaparkan sejumlah kebijakan lokal yang diterapkan pemerintah daerahnya, khususnya dalam mendukung perekonomian masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.

Salah satu kebijakan yang disampaikan yakni mengutamakan penggunaan produk pangan lokal dalam setiap kegiatan resmi kedinasan. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul membatasi penyajian makanan dan minuman berbahan dasar gandum serta lebih mengutamakan olahan singkong, ubi, jagung, porang, kacang-kacangan hingga hasil laut.

Selain itu, penggunaan buah impor dalam jamuan resmi juga digantikan dengan buah lokal hasil pertanian masyarakat, seperti pisang raja, sawo, dan jambu. Kebijakan lainnya adalah mengganti karangan bunga berbahan styrofoam dengan tanaman hidup atau sayuran sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam forum tersebut, kedua pemerintah daerah juga melakukan diskusi dan pertukaran informasi mengenai sejumlah sektor strategis, meliputi pengelolaan infrastruktur, pengawasan berbasis digital, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tata kelola pendidikan, penanggulangan kemiskinan ekstrem, hingga percepatan penurunan angka stunting.

Melalui kegiatan kaji tiru ini, Pemkab Barito Utara diharapkan dapat memperoleh berbagai referensi dan praktik baik yang dapat dikembangkan sesuai potensi daerah. Selain memperkuat hubungan antarpemerintah daerah, kunjungan tersebut juga diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi baru demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!