Kapuas 1 menit baca • 08 Apr 2026

Lestarikan Tradisi, Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 Gelar Lomba Balogo

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 8 April 2026 - 12:28 WIB
Ukuran Teks:
Lestarikan Tradisi, Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 Gelar Lomba Balogo
Keterangan Gambar: Foto Bersama



KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Kemeriahan Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 kembali menyedot perhatian publik dengan digelarnya lomba balogo pada Selasa (7/4/2026). Permainan tradisional khas Kalimantan ini dilaksanakan di area Stadion Panunjung Tarung, tepatnya di ruas Jalan Maluku, depan markas Polsek setempat. Lokasi perlombaan tampak dipadati oleh ratusan pasang mata yang antusias menyaksikan ketangkasan para atlet dalam menjatuhkan target menggunakan tempurung kelapa tersebut.


Tercatat sebanyak 53 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan, kelurahan, hingga perwakilan sekolah turut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini. Komposisi peserta terdiri dari 37 atlet laki-laki dan 16 atlet perempuan yang menunjukkan bahwa olahraga tradisional ini diminati oleh seluruh kalangan. Sebelum pertandingan dimulai, seluruh atlet melakukan sesi foto bersama sebagai simbol sportivitas dan persaudaraan antarkecamatan di Kabupaten Kapuas.


Sistem perlombaan dilakukan secara berkelompok, di mana setiap grup terdiri dari tiga orang pemain yang harus bekerja sama dengan solid. Panitia menerapkan aturan waktu yang cukup ketat, yaitu setiap grup hanya diberikan durasi bermain selama dua menit untuk setiap sesi pertandingan. "Melalui aturan waktu ini, para atlet dituntut untuk fokus dan memiliki akurasi pukulan yang tinggi guna mengumpulkan poin maksimal," ujar salah satu panitia penyelenggara di lokasi kegiatan.


Suasana pertandingan semakin seru saat atlet wanita memulai pukulan pertama yang menandai dibukanya kompetisi secara resmi. Di sisi lain lapangan, tampak tiga orang atlet laki-laki perwakilan dari kelurahan sedang menunjukkan konsentrasi penuh dalam mengatur strategi pukulan logo mereka. Interaksi antara pemain senior dan pelajar dalam lomba ini membuktikan bahwa proses regenerasi pelestarian budaya di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung berjalan dengan sangat baik.


Her

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!