Pemprov Kalteng 1 menit baca • 03 Apr 2026

Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora

Penulis: Admin Potret Kalteng | Jumat, 3 April 2026 - 14:21 WIB
Ukuran Teks:
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
Keterangan Gambar: Foto Bersama




SAMPIT, POTRETKALTENG.COM-Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan sikap tegas terkait kondisi pembinaan atlet di daerah tersebut. Mereka menilai adanya ketidakpastian mengenai nasib dan kesejahteraan para atlet yang selama ini telah membawa nama baik daerah. Perhatian ini muncul menyusul adanya keluhan mengenai minimnya dukungan fasilitas dan pembinaan berkelanjutan dari instansi terkait.


Kekecewaan ini mendorong gabungan OKP tersebut untuk mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur segera memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP). Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk memberikan klarifikasi terbuka mengenai tata kelola anggaran dan program kerja yang menyasar langsung kepada para atlet.


Jika desakan untuk melakukan dialog ini tidak segera diindahkan, perwakilan OKP mengancam akan turun ke jalan dan melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Dispora. Langkah ini dipandang sebagai upaya terakhir untuk memastikan aspirasi para atlet didengar oleh pemegang kebijakan. "Kami ingin ada keterbukaan mengenai sejauh mana pemerintah daerah memberikan perhatian nyata kepada mereka yang telah berjuang di lapangan," ujarnya saat menjelaskan alasan di balik rencana aksi tersebut.


Selain menuntut RDP, massa juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap distribusi bonus dan jaminan masa depan bagi atlet berprestasi. Mereka menganggap selama ini perhatian pemerintah seringkali bersifat musiman atau hanya saat menjelang kompetisi besar saja, sementara pembinaan jangka panjang cenderung terabaikan. Hal ini dikhawatirkan akan memicu eksodus atlet berbakat ke daerah lain yang menawarkan jaminan lebih baik.


Pihak OKP berharap agar DPRD Kotim dapat bertindak sebagai mediator yang objektif dalam menanggapi persoalan ini. Mereka menekankan bahwa tuntutan ini murni demi kemajuan dunia olahraga di Bumi Tambun Pejai dan bukan untuk kepentingan politik praktis. Melalui mekanisme RDP yang transparan, diharapkan ditemukan solusi konkret yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh seluruh insan olahraga di Kotawaringin Timur.


Zr

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!