KASONGAN, POTRETKALTENG.COM– Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan menyoroti penurunan signifikan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan III
Tahun Sidang 2025. Fraksi-fraksi DPRD, termasuk Gerindra, PKB, dan NasDem, menyampaikan
pandangan kritis terhadap turunnya PAD hingga mencapai sekitar Rp82 miliar dari
target sebelumnya.
Menurut DPRD, penurunan tersebut
berpotensi menimbulkan tekanan pada kemampuan fiskal daerah serta menghambat
pelaksanaan program pembangunan. Oleh sebab itu, DPRD meminta Pemerintah
Kabupaten Katingan segera melakukan langkah korektif dengan memperkuat sektor
pajak dan retribusi.
Selain itu, Fraksi PKB turut
menyoroti lambannya realisasi belanja daerah yang sering menumpuk di akhir
tahun anggaran. Hal ini dinilai dapat menurunkan efektivitas pembangunan dan
memengaruhi kualitas hasil kegiatan fisik di lapangan.
Para anggota dewan menegaskan
pentingnya kedisiplinan perencanaan dan penyerapan anggaran secara proporsional
agar program pembangunan berjalan merata sepanjang tahun.
DPRD juga menegaskan bahwa rapat
paripurna bukan sekadar formalitas, melainkan wadah bagi wakil rakyat untuk
memastikan pelaksanaan APBD berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada
kesejahteraan masyarakat Katingan.
AJ

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!