Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh wakil komisi II DPRD Kapuas, H. Darwandie, SH.MH, pada saat rapat gabungan komisi diaula gedung setempat, Senin (3/4/23).
RDP DPRD kabupaten Kapuas bersama dengan PBS, diaula gedung DPRD setempat.
"Pada intinya, hasil RDP ini nantinya akan menjadi referensi kami dalam melakukan evaluasi terhadap hasil kerja selama ini," Kata Darwandie, di Kuala Kapuas.
Politisi dari PPP tersebut juga menambahkan bahwa, tujuan dari keberadaan PBS tersebut dari awal untuk turut serta dalam membangun daerah melalui investasi dan juga pada gilirannya memperluas peluang dan lowongan kerja yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ada diwilayah setempat.
"Kalau tadi kita kejarkan akan hal itu terlihatkan ada perusahaan yang tidak siap membangun plasma," Jelasnya.
Kemudian yang terkait dengan pengupahan, ada beberapa perusahaan yang sebenarnya tidak taat terhadap aturan perundang undangan, dalam segi hal pengupahan bahkan di PT Hijau Pertiwi, apalagi dari pihak perwakilan perusahaan tersebut tidak hadir pada saat ini.
Diketahui pada saat RDP tersebut dihadiri oleh, anggota Komisi II DPRD Kapuas, dari pihak eksekutif dihadiri Asisten I Setda Kapuas Ilham Anwar, Kepala Bappelitbang, Drs. Catur Ferianto, dan sejumlah perwakilan OPD terkait serta BPN setempat. Dan hadir juga perwakilan serikat buruh F-Hukatan SBSI M. Junaidi Lumban Gaol dan Ormas APP GMTS Kalteng, Iber H. Nahason, pihak PBS perwakilan PT. Globalindo, PT Sakti Maid Jaya Langit, PT Menteng Kencana.
Fuad Siddiq

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!