Kapuas 1 menit baca • 03 Apr 2023

Seni Bela Diri Kuntau Harus Tetap Dilestarikan.

Penulis: Admin Potret Kalteng | Senin, 3 April 2023 - 10:52 WIB
Ukuran Teks:
Seni Bela Diri Kuntau Harus Tetap Dilestarikan.
Keterangan Gambar: Ketika masyarakat berlatih seni bela diri Kuntau

POTRETKALTENG.COM -  KAPUAS - Melestarikan warisan budaya merupakan penghormatan terhadap leluhur yang telah meinggalkan jejak sejarah bagi penerus/generasi, salah satunya Kuntau adalah seni bela diri untuk self-defense yang menggunakan seluruh gerakan anggota tubuh.

Seperti gerakan tangan, bahu, tinju, telapak tangan, jemari, kaki, pergelangan kaki dan lutut. Sisi kaki dan tapak kaki digunakan secara sistematis dan teratur untuk menghindar dan menyerang. sehingga setiap gerakan Sinergi apalagi dipadukan dengan alat musik tradisionil yang memang dengan khusus digunakan untuk mengiringi gerak olah tubuh sesui irama dalam seni pencak silat. 

"Oleh karena itu harus kita jaga dan tetap kita lestarikan. Tutur Kepala Desa Pulau Telo


Iwu bersama masyarakat

Muhamad Iwu Iyansyah, S.I.Kom yang akrab disapa" Abang Iwu.

Selain melestarikan adat budaya, ini juga sebagai sarana untuk silaturahmi antar warga dan pemuda yang ada di Desa Pulau Telo ini, guna menghidar dari pengaruh negatif terhadap mereka seperti Pergaulan bebas dan Narkoba, saat dikonfirmasi awak media potretkalteng.com disela sela pembukaan latihan rutin bersama yang dibuka malam Senin 2 April 2023.

Iwu mengatakan seni bela diri Kuntau seperti ini harus tetap kita jaga dan pelihara supaya tidak hilang dengan perkembangan zaman dan yang sangat penting pertemuan dan latihan semacam ini dapat dijadikan wadah silaturahim antar warga agar tetap saling akrab."Tutup IWU.(red)


Untung

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!